AYOJAKARTA.COM - Dilansir dari Psychology Today, membandingkan diri sendiri secara negatif dengan orang lain dapat menghilangkan kegembiraan dalam situasi bahagia.
Lho kok bisa?
Pernahkah kamu mendapat nilai bagus di sekolah tetapi memperhatikan murid yang duduk di sebelahmu mendapat nilai lebih baik?
Apakah kamu pernah membandingkan pencapaian, penampilan, kemampuan, dan aspek lain dari dirimu dengan orang-orang yang kamu rasa “lebih baik” atau “memiliki lebih” daripada dirimu dalam beberapa hal?
Baca Juga: Mengakses Media Sosial Bisa Tingkatkan Gangguan Kesehatan Mental, Ini Berdasarkan Penelitian Ilmiah
Perspektifmu, caramu memilih untuk memandang sesuatu, itu sangat berpengaruh pada dirimu sendiri.
Artinya, membandingkan dirimu dengan orang lain dapat membentuk caramu memandang diri sendiri, orang lain, dan dunia.
Ketika kamu menghabiskan waktu membandingkan dirimu secara negatif dengan orang lain, kamu mungkin merasa dirimu tidak cukup.
Hal ini dapat menyebabkan kamu merasa buruk terhadap diri sendiri atau membuat kamu menyerah pada sesuatu lebih cepat.
Selain itu, pikiran negatif mungkin menghasilkan ramalan yang menjadi kenyataan.
Misalnya, jika kamu merasa tidak akan tampil sebaik orang lain, kamu mungkin merasa lebih cemas dan lelah.
Akibatnya, hal ini mungkin mengakibatkan kinerjamu menjadi buruk, yang awalnya merupakan hal yang kamu khawatirkan.
Terlalu berfokus pada hal negatif bisa menjadi kontraproduktif.
Memanfaatkan Perbandingan untuk Motivasi
Pertimbangkan sebaliknya, ketika kamu menyadari bahwa kamu membandingkan dirimu dengan orang lain, alihkan pikiranmu untuk fokus pada versi diri kamu yang lalu.
Bandingkan dirimu dengan versi mudamu yang tidak memiliki pengetahuan atau pengalaman seperti yang kamu miliki sekarang.
Pertimbangkan untuk memotivasi dirimu sendiri untuk berkembang dengan membandingkan kinerjamu sekarang dengan rekor pribadi kamu sebelumnya.
Tujuannya bukan untuk meremehkan atau mengkritik dirimu di masa lalu, tetapi untuk memperhatikan caramu tumbuh dan berkembang seiring berjalannya waktu.
Ingatlah bahwa pertumbuhan pribadi sering kali tidak linier atau sama di semua bidang.
Baca Juga: Identifikasi Karaktermu dan Pasangan dari Golongan Darah: Yang Suka Ngambek Goldar O, A, B, atau AB?
Kamu mungkin memperhatikan hal-hal yang masih ingin kamu tingkatkan, dan itu tidak masalah.
Renungkan apa yang kamu ketahui sekarang yang belum kamu ketahui sebelumnya, dan latih dirimu berdasarkan wawasan yang telah kamu pelajari sepanjang perjalananmu.
Ingatlah bahwa kamu sudah cukup dan membandingkan diri dengan orang lain jarang sekali produktif.
Fokus pada apa yang kamu miliki dan apa yang dapat terus kamu lakukan untuk merawat diri sendiri.
***