AYOJAKARTA.COM - Kondisi kesehatan mental mempengaruhi cara seseorang merasakan, berperilaku, dan mengatur aktivitas sehari-hari.
Kondisi kesehatan mental meliputi gangguan kecemasan, depresi, gangguan bipolar, gangguan obsesif kompulsif, skizofrenia, dan gangguan stres pasca trauma.
Kalau kamu mengasuh anak, sementara kondisi kesehatan mentalmu terganggu, kamu mungkin memerlukan dukungan.
Kamu bisa mendapatkan dukungan dari dokter umum, psikolog, psikiater atau konselor, atau layanan kesehatan mental setempat.
Dikutip dari web raisingchildren.net.au, beberapa kondisi kesehatan mental bersifat jangka pendek.
Misalnya, beberapa orang tua mengalami kecemasan atau depresi pasca melahirkan pada minggu-minggu atau bulan-bulan awal setelah melahirkan.
Demikian pula, gangguan kecemasan dan depresi terkadang bisa terjadi sebagai respons terhadap peristiwa kehidupan yang penuh tekanan.
Kondisi lain, seperti gangguan bipolar, skizofrenia, kecemasan kronis, atau gangguan depresi berat, dapat bersifat jangka panjang atau berulang.
Tetap terhubung dengan anak
Menyesuaikan diri dengan emosi anak dan siap mendengarkan serta merespons ketika mereka membutuhkan kenyamanan membantu mereka merasa dicintai dan diperhatikan.
Namun terkadang memiliki kondisi kesehatan mental dapat mempersulitmu untuk terhubung dengan anak.
Selain itu, jika kamu mengalami gejala parah seperti delusi atau halusinasi, hal ini bisa sangat membingungkan anak.
Baca Juga: Mau Masuk UNNES? Ini 12 Program Studi Terketat Jalur SNBT di Universitas Negeri Semarang
Anakmu mungkin tidak mengerti mengapa kamu bertindak seperti itu. Atau mereka mungkin menyalahkan diri sendiri dan menganggap itu kesalahan mereka.
Anakmu mungkin juga merasa frustrasi dan marah kepadamu.
Cobalah untuk menyisihkan waktu hanya untukmu dan anak sesering mungkin.
Mungkin ada baiknya jika kamu berbicara dengan anak tentang kondisi kesehatan mentalmu.
Hal ini dapat membantu anakmu memahami saat kamu sedang tidak sehat, mengetahui bahwa situasinya bukan salahnya, dan dapat mengatasinya dengan lebih baik.
Baca Juga: Tips Psikologi: 4 Cara Mengetahui Bahwa Kamu Sedang Di Gaslighting
Membicarakan masalah ini bisa jadi menakutkan dan sulit, jadi kamu mungkin ingin meminta panduan dari dokter atau psikolog tentang cara memulainya.
Dengan menjaga diri sebaik mungkin, kamu akan lebih mampu merawat anak dan menanggapinya dengan cara yang hangat dan penuh kasih sayang.
Menjaga diri sendiri mencakup pola makan sehat, olahraga teratur, istirahat, dan meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai.
Menjaga diri sendiri juga berarti menjaga kesejahteraan emosional dengan menceritakan perasaanmu kepada teman atau keluarga.***
Baca Juga: 5 Tanggal Lahir Bakal Panen Rezeki Besar-besaran Setelah Lebaran Idul Fitri