AYOJAKARTA.COM — Hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2024 merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di dunia dan identik dengan ketupat, makanan yang terbuat dari beras yang dikemas dalam anyaman daun kelapa.
Perlu diketahui, selain ketupat makanan yang wajib ada di hari raya Lebaran yakni gulai daging, opor ayam, sambal goreng kentang dan sebagainya.
Ketupat biasanya disajikan dengan kuah kemerahan dan disantap bersama hidangan lain seperti opor ayam, rendang, dan berbagai lauk pauk lainnya.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Majalah Bobo pada Rabu, 10 April 2024, beberapa fakta menarik tentang makanan khas Lebaran ini.
Baca Juga: Sejarah Tradisi 'Salam Tempel' atau Bagi-bagi Uang THR Saat Lebaran
Asal Nama Ketupat
Menurut para ahli sejarah, nama "ketupat" memiliki kaitan dengan bahasa Austronesia. Dalam bahasa ini, kata "4" berarti empat sudut, yang sesuai dengan bentuk ketupat yang berbentuk persegi dan memiliki empat sudut.
Namun, menurut Sunan Kalijaga, salah seorang tokoh penyebar agama Islam di Indonesia, ketupat memiliki makna yang lebih dalam. Makna empat sudut ketupat adalah "lebaran" (pintu ampun), "leburan" (melebur dosa), "luburan" (memberi sedekah), dan "laburan" (menyucikan diri).
Baca Juga: 4 Tips Supaya Berat Badan Tidak Naik Setelah Lebaran, Apa Saja?
Ketupat Sebelum Islam
Meskipun ketupat menjadi sangat identik dengan Idul Fitri, namun makanan ini sudah ada sebelum Islam tersebar di Indonesia.
Ketupat telah menjadi simbol syukur terhadap hasil panen yang melimpah bagi masyarakat Hindu dan Buddha pada masa itu. Warna daun kelapa yang digunakan biasanya kuning kehijauan, yang memiliki makna sebagai permohonan perlindungan dari Tuhan.
Baca Juga: Rezeki Lebaran! Masih Ada Pencairan Bansos pada Lebaran Kali Ini, Bantuan Apa Saja?
Ketupat dan Hidangan Lainnya
Ketupat tidak hanya dimakan sendiri, tetapi seringkali disantap bersama hidangan lain, terutama saat Idul Fitri.
Hidangan tersebut dipengaruhi oleh berbagai budaya di luar Indonesia, seperti kuah kari yang dipengaruhi budaya India, gula yang dipengaruhi budaya Arab, balado yang dipengaruhi budaya Portugis, dan semur yang dipengaruhi budaya Belanda.
Baca Juga: Tak Perlu Takut Gendut, Tips Menjaga Berat Badan Saat Lebaran Idul Fitri
Nama yang Berbeda di Setiap Daerah
Ketupat tidak hanya dikenal dengan nama "ketupat" di setiap daerah di Indonesia. Di Bali, misalnya, ketupat disebut dengan "hebat", sementara di Jawa Barat, ketupat dikenal dengan sebutan "kupat".***