Gaya Hidup

Tips Aman Berpuasa bagi Penderita Hipertensi, Batasi Makanan Tinggi Garam hingga Rutin Olahraga

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 05 Apr 2024, 03:30 WIB
Ilustrasi alat mengukur hipertensi

AYOJAKARTA.COM - Puasa di bulan Ramadhan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh dokter Olvy dari Alodokter dalam sebuah video edukasi kesehatan.

"Puasa dapat meningkatkan metabolisme dan membantu menjaga kestabilan tekanan darah," jelas dokter Olvy.

"Hal ini karena saat puasa, porsi makan utama dalam sehari hanya dua yaitu saat sahur dan berbuka. Hal ini secara tidak langsung akan mengurangi asupan garam dan lemak yang dapat meningkatkan tekanan darah," lanjutnya.

Baca Juga: Edukasi Psikologi: Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Kesehatan Mental

Lalu apa tips puasa aman untuk penderita hipertensi?

Berikut daftarnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube Alodokter, Kamis (4/4/2024).

Konsultasi dengan dokter

Sebelum berpuasa, penting berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatanmu aman untuk berpuasa.

Dokter akan memberikan anjuran makan, aturan minum obat dan hal-hal yang perlu diperhatikan selama puasa.

Baca Juga: Pelajari 5 Gaya Parenting atau Pola Asuh Orang Tua Terhadap Anak dan Efeknya pada Sifat Kepribadian hingga Dewasa

Minum air putih yang cukup

Minumlah air putih yang cukup selama puasa, sekitar delapan gelas sehari, dibagi waktu saat sahur dan berbuka.

Dehidrasi dapat meningkatkan tekanan darah.

Perbanyak sayur dan buah

Sayur dan buah mengandung kalium yang dapat mengimbangi efek natrium atau garam pada tekanan darah.

Contoh buah yang kaya kalium adalah pisang, melon, jeruk dan blewah.

Sayuran hijau juga kaya akan kalium.

Baca Juga: Ilmu Psikologi: Ini Tipe Orang yang Pura-Pura Baik Padahal Licik di Belakang

Batasi makanan tinggi garam

Batasi konsumsi makanan tinggi garam saat sahur maupun buka puasa.

Boleh menambahkan garam, tetapi jangan lebih dari 2 gram atau sekitar satu sendok teh per hari.

Olahraga rutin

Lakukan olahraga ringan secara rutin selama 15-30 menit per hari seperti jalan kaki, jogging, senam atau bersepeda santai.

Olahraga membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

Baca Juga: Kenali Tanda Pasanganmu Sedang Melakukan Manipulasi dan Cara Menghadapinya, Cara Nomor Tiga Butuh Nyali dan Pertimbangan

Sesuaikan jadwal minum obat

Jika memiliki obat yang harus diminum rutin, sesuaikan jadwal minumnya dengan waktu berbuka dan sahur.

Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan waktu minum obat yang tepat.

Puasa dapat bermanfaat bagi penderita hipertensi, asalkan dilakukan dengan aman dan terkontrol.

Konsultasikan dengan dokter sebelum berpuasa dan ikuti tips di atas untuk menjaga kesehatan dan tekanan darah selama bulan Ramadhan.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah