Gaya Hidup

5 Cara Meningkatkan Learning Agility dalam Diri agar Tidak Kudet dan Ketinggalan Zaman menurut Psikologi

Oleh: Sarwendah Minggu 24 Mar 2024, 15:44 WIB
Bagaimana meningkatkan Learning Agility dalam diri agar bisa mengikuti perubahan zaman Simak penjelasan berikut.

AYOJAKARTA.COM – Saat ini, kita hidup di era yang penuh dengan perubahan cepat yang tak terduga.

Volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas merajai zaman ini, sehingga kita perlu Learning Agility.

Untuk berhasil di era yang dinamis ini, kita perlu memiliki kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan situasi yang berubah.

Learning Agility adalah kemampuan untuk belajar dengan cepat dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Bagaimana meningkatkan Learning Agility dalam diri agar bisa mengikuti perubahan zaman? Simak penjelasan berikut.

Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Hantari Academy yang diunggah 3 Juni 2022 tentang tip anti Kudet dengan meningkatkan Learning Agility.

Hantari menjelaskan tentang tips untuk meningkatkan Learning Agility agar tidak Kudet atau Kurang Update.

Menurut penelitian profesor psikologi dan pendidikan di Columbia University, sebanyak 50% dari para pemimpin yang baru direkrut oleh perusahaan gagal mencapai target kerja mereka karena kurangnya Learning Agility.

Baca Juga: 4 Informasi Penting Soal Bantuan PKH tahap 2 hingga BLT Mitigasi Risiko Pangan, Ada Bansos yang Cair di Daerah Ini

Mereka mungkin memiliki pengalaman yang luas, tetapi kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.

Apa saja ciri-ciri orang yang memiliki Learning Agility yang baik?

Terbuka terhadap ide-ide baru, senang menghadapi tantangan, dan tidak ragu untuk meminta masukan dari orang lain.

Selain itu, siap belajar hal - hal baru dan menggunakan pengetahuan serta pengalaman untuk mengatasi masalah.

Berikut 5 tips meningkatkan Learning Agility agar tidak Kudet atau Kurang Update menurut psikologi:

1. Kita harus siap menghadapi perubahan

2. Kita perlu selalu mencari peluang untuk belajar dari setiap keadaan, baik itu dari keberhasilan maupun kegagalan.

3. Jangan pernah puas dengan apa yang sudah kita ketahui atau capai saat ini

Kita harus terus mengembangkan diri agar tetap relevan dengan perkembangan dunia.

4. Terapkan dan mengaplikasikan apa yang sudah kita pelajari

Belajar tidak cukup hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga untuk mengaplikasikan apa yang telah dipelajari dalam kehidupan.

5. lakukan refleksi diri dan cari masukan dari orang lain

Kita perlu melihat masalah dari berbagai sudut pandang untuk bisa terus berkembang.

Selain itu, kita perlu memiliki growth mindset atau pola pikir yang percaya bahwa kita bisa berubah dan berkembang.

Baca Juga: Geram Krishna Murti Tak Kunjung Diperiksa Soal Kasus Jessica Wongso, Rismon Sianipar Minta Kapolri Mundur

Dengan memiliki growth mindset, kita akan lebih termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan Learning Agility.

Dengan meningkatkan Learning Agility kita, kita akan menjadi lebih siap menghadapi perubahan dan tetap relevan di era yang terus berubah ini.

Reporter Sarwendah
Editor Aris Abdulsalam