Gaya Hidup

Para Overthingker Kumpul! Ini 7 Fakta yang Selalu Kamu Ingin

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Rabu 13 Mar 2024, 23:38 WIB
Illustrasi. 4 Tanda Kamu Orang yang Suka Overthinking, Jika Dibiarkan Tidak Baik untuk Kesehatan Mental

AYOJAKARTA.COM - Banyak yang dipikiran. Termasuk yang belum tentu terjadi.

Muncul kekhawatiran - kekhawatiran yang secara tidak langsung menghambat diri sendiri. Overthinking memang gak enak, karena bisa merusak fokus.
 
Kalau overthinking, sudah pasti membuat pikiran Kamu jadi mikirin hal itu berulang-ulang.
Baca Juga: Tes Psikologi: Trik yang Bisa Bikin Kamu Nggak Bisa Dibohongi
 
Hasilnya yang seharusnya memang dipikirkan jadi terbengkalai semua.
 
Memikirkan sesuatu itu sah saja. Risau akan sesuatu juga boleh.
 
Tapi, ingat. Jangan berlebihan. 
 
Berikut 7 tanda kalau kamu seorang yang overthinking.
 
Baca Juga: 4 Perbedaan Psikologis Pria dan Wanita, Catat Serta Pahami Ini Agar Hubunganmu Langgeng Tanpa Masalah
 
1. Berandai-andai
"Kenapa ya aku kayak gini?" atau "Coba aja aku gak kayak gini!".
 
Hal-hal seperti itu tidak membantu. Yang ada, justru memberimu lebih banyak hal untuk dipikiran secara berlebihan dan alasan untuk membenci diri sendiri.
 
 
2. Perspektif adalah Segalanya
Saat Kamu overthinking. Coba tanyakan pada diri sendiri.
 
Apakah ini akan menjadi masalah pekan depan, bulan depan atau tahun depan.
 
Baca Juga: PT Pos Indonesia Mulai Salurkan BPNT. Lalu BLT MRP Rp 600 Ribu Kapan Mulai Cair?
 
 
3. Sebagain besar yang kita pikirkan secara berlebihan tidak benar-benar terjadi
 
Mungkin awalnya tidak percaya. Tidak masalah.
 
Tapi jangan biarkan gak yang belum pasti 'memakanmu'.
 
 
4. Semakin banyak energi yang kami berikan pada pikiran irasionalmu, semakin besar dan serius pikiran itu terasa.
 
Jangan habiskan energimu untuk hal-hal yang justru hanya membuatmu merasa lebih buruk.
 
Imbasnya jadi lebih stres dibanding sebelumnya.
 
Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Kamu Persiapkan Sebelum ke Psikolog
 
5. Coba tanyakan ke orang lain. Apakah kamu membuat mereka kesal atau tidak.
 
Mungkin kelihatan tidak mudah. Tapi akan sangat menghemat waktumu untuk terlalu banyak berpikir.
 
Komunikasi akan membantumu mendapatkan kejelasan.
 
 
6. Tidak ada yang tahu apa yang kamu pikirkan kecuali kamu mengatakannya.
 
Jika terlalu berat untuk dihadapi sendiri, sampaikan masalahmu kepada orang yang kamu cintai. Bisa juga ke orang yang dipercaya.
 
Utarakan apa yang sedang dirasakan, karena setiap orang juga memiliki hak untuk didengar.
 
Baca Juga: Dinsos DKI Jakarta Targetkan 200 LKS Terakreditasi Tahun Ini
 
 
7. Tidak bisa hilang begitu saja
Kebiasaan overthinking tidak akan hilang begitu saja. Jika kamu bisa lebih sabar dan lebih mampu menarik diri keluar dari satu momen ke momen overthinking lainnya.
 
Itu adalah pencapaian besar bagi kesehatan mentalmu.
 
Bersabarlah pada diri sendiri. Dengan waktu dan latihan. Siapapun bisa mencapainya.
 
***
Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Maria Wulan