Gaya Hidup

10 Jurusan Kuliah Jenjang S1 Sepi Peminat di Universitas Indonesia (UI) Acuan SNBP 2024, Prospek Kerja Oke Cek di Sini!

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 29 Jan 2024, 14:54 WIB
Universitas Indonesia (UI)

AYOJAKARTA.COM – Sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, sudah sewajarnya jika tingkat persaingan untuk masuk Universitas Indonesia (UI) sangat tinggi.

Apalagi yang melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang pastinya akan kembali dibuka tahun 2024 ini.

Pasalnya, jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang satu ini memberikan keuntungan lebih bagi mahasiswa.

Baca Juga: Hotman Paris Minta Jokowi Pecat Menkopolhukam Mahfud MD: Kalau Itu Dinyatakan ke Keluarga Saya, Saya Akan Lapor

Dimana mahasiswa bisa mendapatkan keringanan biaya selama menempuh pendidikan kuliah di UI dibandingkan dengan mahasiswa yang melalui jalur Seleksi Mandiri.

Oleh sebab itu, bagi calon mahasiswa yang ingin sekali mewujudkan mimpi untuk menjadi mahasiswa di UI sedangkan nilai rata-rata rapornya mepet, harus menggunakan strategi lain.

Salah satunya, strategi yang bisa dilakukan untuk memperbesar peluang lolos SNBP UI tahun 2024 nanti adalah dengan memilih jurusan kuliah sepi peminat.

Dengan memilih jurusan kuliah sepi peminat, maka tingkat persaingan dan keketatannya pasti juga lebih sedikit.

Sehingga peluang calon mahasiswa untuk bisa lolos UI melalui jalur SNBP 2024 tentunya juga akan lebih besar.

Namun catatan penting yang perlu dipahami, meski termasuk jurusan sepi peminat bukan berarti tidak ada prospek kerjanya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Getol Pakai Produk Lokal, Gibran Beri Pujian: Ya, Harus Kita Dukung

Dikutip dari akun TikTok @seputarkampus.id pada Senin ( 29/1/24), berikut daftar jurusan kuliah sepi peminat di UI berdasarkan SNBP tahun sebelumnya beserta prospek kerja bagi alumni.

1. Ilmu Ekonomi Islam

Jumlah peminat: 197

Daya tampung: 12

Prospek kerja: Pegawai Negeri, Ahli Ekonomi Islam, Pegawai Bank Syariah, Konsultan Keuangan, Pegawai {ajak, Tenaga Pengajar.

2. Ilmu Perpustakaan

Jumlah peminat: 156

Daya tampung: 16

Prospek kerja: pustakawan di perpustakaan negeri, swasta, atau institusi serta bisa juga di museum maupun gedung pengarsipan data.

3. Antropologi Sosial

Jumlah peminat: 149

Daya tampung: 16

Prospek kerja: Riset Akademik, Staf Penelitian dan Pengembangan, Konsultan Masyarakat, Etnografi Pemasaran, Teknisi Museum dan Konservator, PNS, atau Tenaga Pengajar.

4. Ilmu Filsafat

Jumlah peminat: 106

Daya tampung: 16

Prospek kerja: Pejabat Pemerintahan, Konselor, Psikoterapis, atau bisa juga menjadi jurnalis maupun tenaga pengajar.

5. Arkeologi

Jumlah peminat: 106

Daya tampung: 16

Prospek kerja: Penulis, Staff Museum, Konsultan Barang Antik, Ahli Sejarah, Reporter Sejarah, Peneliti di Badan Penelitian atau Perusahaan Konsultan.

6. Sastra Perancis 

Jumlah peminat: 85

Daya tampung: 11

Prospek kerja: karyawan di perusahaan dalam dan luar negeri, Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar, Pariwisata, keimigrasian, Media Massa, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Demokrasi Diwarnai dengan Tekanan hingga intimidasi, Jusuf Kalla: Proses yang Buruk akan...

7. Sastra Jerman 

Jumlah peminat: 76

Daya tampung: 11

Prospek kerja: Penerjemah, Penulis, Ahli Bahasa, pekerja di Kementerian Luar Negeri, Staf Pengajar.

8. Sastra Belanda

Jumlah peminat: 74

Daya tampung: 16

Prospek kerja: Penerjemah Bahasa Belanda, Penulis, Novelis, Content Writer, Staff di Kementerian Luar Negeri, entrepreneur, atau Pengajar.

9. Sastra rusia

Jumlah peminat: 67

Daya tampung: 16

Prospek kerja: TNI, Diplomat negara kawasan Rusia, Penulis Berita, Editor di media cetak, elektronik, dan jaringan, pegawai swasta.

10. Sastra Jawa

Jumlah peminat: 38

Daya tampung: 16

Prospek kerja: Dosen atau pengajar bahasa, sastra filologi, atau budaya Jawa; tenaga ahli di instansi pemerintah maupun swasta; TNI, Entrepreneur.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Jinan Vania Barizky