AYOJAKARTA.COM – Seseorang yang terlihat bahagia atau pura-pura bahagia dengan bahagia merupakan dua hal yang sangat bertolak belakang.
Berpura-pura bahagia biasanya dilakukan oleh seseorang untuk meyakinkan kepada orang lain bahwa dia bahagia.
Terlihat atau pura-pura bahagia bisa dilihat jelas oleh orang lain dan mungkin hal tersebut bisa membawa dampak menular dan menyenangkan bagi orang di sekeliling.
Namun tentu saja seseorang yang terlihat atau pura-pura bahagia dengan orang yang benar-benar merasa bahagia berbeda di dalam suasana hatinya.
Karena kebahagiaan terletak di dalam hati, maka sulit bagi setiap orang untuk mengetahui keaslian atau kepalsuan dari kebahagiaan seseorang.
Sebagai bahan renungan dan introspeksi diri, berikut ini adalah tanda bahwa seseorang terlalu pandai dalam berpura-pura bahagia.
Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Seseorang Sulit untuk Merasakan Bahagia, Penasaran? Yuk Cari Tahu di Sini
Pertama, bukan menghadapi persoalan yang datang, orang yang berpura-pura bahagia cenderung akan menyibukan diri ketika sedang mengalami masalah.
Selain menyibukkan diri dengan aktivitas yang menjauh dari akar permasalahan, kecenderungan lainnya adalah mengalihkan pikiran dari kenyataan.
Tanda kedua dari seseorang pandai berpura-pura bahagia adalah adanya perasaan kosong dan hampa yang mengganjal di dalam hati.
bahagiaBaca Juga: 5 Tanda Kamu Takut Keluar dari Zona Nyaman, Menyadari Jika Tidak bahagia Jadi Salah Satunya
Seseorang yang terbiasa mengalami perasaan kosong dan hampa atau mengabaikan keadaannya, lambat laun akan membawa dampak buruk bagi diri sendiri.
Ketiga, orang yang pandai berpura-pura bahagia akan sering merasakan lelah meski tidak melakukan aktivitas menguras kemampuan fisik.
Untuk menghindari kelelahan hati yang bisa membahayakan diri sendiri dan bahkan orang lain, adalah dengan merenungi diri untuk selanjutnya berhenti dari pelarian hidup.
Baca Juga: 7 Rahasia Hidup Bahagia dan Panjang Umur Ala Orang Jepang, Ternyata Mudah Ditiru
Tanda selanjutnya dari seseorang yang pandai berpura-pura bahagia adalah tersenyum atau tertawa karena ingin terlihat bahagia atau baik-baik saja.
Setiap persoalan memiliki porsi dan prioritas yang harus segera diselesaikan, bukan sengaja disembunyikan atau bahkan diabaikan.
Tanda kelima dari seseorang yang berpura-pura bahagia adalah memaafkan segala permasalahan dengan sangat mudah.
Penyangkalan emosi baik marah, sedih, senang, atau sejenisnya akan selalu menjadi kecenderungan bagi orang yang pandai dalam berpura-pura bahagia.
Bagi orang yang pandai berpura-pura bahagia, penerimaan emosi merupakan suatu hal mengerikan dan harus dihindarkan.
Berpura-pura bahagia atau selalu merasa baik-baik saja bukanlah hal baik bagi diri sendiri, karena dapat merusak hubungan dengan orang terdekat.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Mana Orang yang Paling Bahagia? Akan Ungkap Seberapa Peka Dirimu!
Agar pura-pura bahagia bisa disudahi dan berganti dengan kebahagiaan yang murni, tidak ada pilihan kecuali mulai membuka hati terhadap segala bentuk emosi.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Kamis, 19 Oktober 2023 dari akun Instagram @yonmarhanggara. ***