Gaya Hidup

4 Latihan Sederhana Tingkatkan Kemampuan Fokus, Yuk Coba!

Oleh: Salman Muhammad Ilham Rabu 13 Sep 2023, 13:14 WIB
Illustrasi. Latihan untuk meningkatkan fokus

AYOJAKARTA.COM –Kamu pernah merasa sulit untuk fokus pada tugas atau aktivitas yang sedang kamu kerjakan? Jika iya, kamu tidak sendirian.

Kita hidup dalam era dimana terdapat banyak sekali gangguan, sehingga menjaga fokus adalah sebuah tugas yang menantang.

Percaya atau tidak, otak dan fokus kita dapat dibentuk dan diperkuat, seperti halnya otot-otot di tubuh.

Baca Juga: Baca Pesan WhatsApp Tanpa Ketahuan dan Nggak Perlu Ribet Setting Ini Itu, Begini Caranya!

Sama seperti otot bisep dan paha depan kita yang memiliki kekuatan dan stamina yang kuat setiap saat, begitu pula fokus.

Jika kamu tidak melatihnya, mereka hanya akan semakin lemah, jadi latihlah sehingga itu dapat berkembang.

Namun sama seperti otot-otot yang perlu istirahat setelah berolahraga berat, pikiran juga perlu istirahat setelah konsentrasi yang berat. Jadi latihlah dengan cara yang tepat dan jangan lupa istirahat.

Berikut adalah 4 latihan sederhana yang dapat membantu meningkatkan fokus, yang dikutip AyoJakarta dari Lifehack, Rabu (13/9/2023)

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar yang Pertama Kamu Lihat akan Mencerminkan Diri Kamu

1. Olahraga

Olahraga tidak hanya memiliki dampak positif terhadap tubuh, tetapi juga memiliki efek terhadap pikiran dan mental.

Dengan melakukan olahraga secara rutin, selain meningkatkan stamina dan energi, kamu juga secara tidak langsung menerapkan pola hidup disiplin.

Olahraga dapat menurunkan resistensi insulin, menenangkan peradangan, dan memicu faktor pertumbuhan.

Hormon yang dihasilkan ketika olahraga, dapat meningkatkan kesehatan sel-sel otak, mendorong pertumbuhan pembuluh darah baru dan bahkan mendorong kelahiran dan kelangsungan hidup sel-sel otak.

Yang lebih menarik lagi adalah sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa area otak yang mengendalikan pemikiran dan memori lebih berkembang pada orang yang berolahraga.

Menurut Scott McGinnis, ahli saraf yang berafiliasi dengan Harvard, menyampaikan bahwa olahraga teratur selama enam bulan hingga satu tahun dapat memperluas area tertentu di otak.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Bentuk Bibir Menunjukan Sifat dan Karakter Seseorang, Ada Pilihan Karier Juga!

2. Berlatih Mendengarkan

Mendengarkan adalah keterampilan yang mampu meningkatkan fokus, cobalah buka hanya mendengar, tetapi memahami esensi percakapan dan merespons dengan cara yang menunjukkan bahwa kamu peduli dan seolah-olah terlibat.

Mengapa mendengarkan secara aktif membantu fokus? Mendengarkan secara aktif memaksa otak untuk berkonsentrasi pada satu tugas pada satu waktu.

Sehingga pikiran kamu tidak kemana-mana dan tetap terpaku pada apa yang dikatakan.

Kamu juga bisa berlatih dengan cara tidak langsung merespon lawan bicara, coba untuk diam sejenak dan pikirkan apa yang dia katakan dan bagaimana jawaban yang baik untuk diberikan.

Saat orang lain berbicara, biasakan anggukan kepala atau ucapkan “Saya mengerti” atau “Lanjutkan.” Tindakan kecil ini mendorong untuk tetap fokus dan menjaga pikiran agar tidak hanyut.

Baca Juga: Top 15 Kampus dengan Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia, Pertama Ternyata Bukan Universitas Indonesia (UI)

3. Meditasi

Meditasi bermanfaat untuk memahami pikiran dan cara untuk melatih agar tetap berkonsentrasi di dunia yang selalu bising.

Menurut penelitian dari Columbia University Medical Center, meditasi bukan hanya tentang menutup mata dan duduk diam, tetapi ini adalah praktek yang dapat mengubah tampilan otak dan cara kerjanya.

Manfaat meditasi antara lain penurunan stres, kecemasan dan depresi, serta peningkatan fokus, kemampuan belajar, dan konsentrasi.

Ini juga dapat meningkatkan daya ingat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membangun ketahanan, dan bahkan meningkatkan kualitas tidur Anda.

Bagaimana meditasi menghasilkan semua efek ini? Singkatnya, kamu menjadi ahli dalam pikiranmu sendiri dan belajar mengendalikan fokus alih-alih dikuasai oleh gangguan.

Baca Juga: Benarkah Batas Waktu DC Pinjol Menagih Hanya Boleh Maksimal 90 Hari dan Selebihnya Hangus?

4. Teknik Pomodoro

Pikiran seperti halnya tubuh yang memerlukan istirahat untuk memulihkan tenaga atau energi.

Teknik Pomodoro adalah sebuah metode sederhana untuk membantu kamu tetap berkonsentrasi dan berenergi.

Begini cara kerjanya:

Pilih tugas yang harus diselesaikan, kemudian atur waktu selama 25 menit, selama waktu tersebut hanya satu tugas itu yang dikerjakan.

Setelah 25 menit, kamu bisa istirahat selama 5 menit untuk melakukan peregangan, minum kopi atau sekadar bernapas.

Setelah empat siklus, kamu bisa beristirahat lebih lama, sekitar 15-20 menit.

Kehebatan Teknik Pomodoro terletak pada ritmenya. Dengan berfokus pada suatu tugas untuk jangka waktu tertentu, kamu melatih otak untuk berkonsentrasi.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Jinan Vania Barizky