AYOJAKARTA.COM – Kesehatan mental merupakan kondisi di mana seseorang dapat mengeluarkan potensi untuk memiliki kemampuan mengatasi segala tekanan hidup yang normal dalam setiap situasi yang dihadapinya.
Menjaga kesehatan mental itu sangat penting karena dapat menjaga dan menstabilitaskan perilaku, emosi, serta pikiran seseorang.
Sudah seharusnya kita untuk menjaga kesehatan mental layaknya menjaga kesehatan fisik kita sendiri. Namun, pandangan mengenai kesehatan mental kurang disadari oleh banyak orang.
Baca Juga: Jelaskan Sejarah Indonesia ke Mahasiswa, Anies Baswedan Dikritik Sejarawan: Salah Maning Son
Ada juga yang berpandangan bahwa kesehatan mental adalah mitos, dan hal itu banyak diyakini oleh masyarakat luas. Membongkar mitos tentang kesehatan mental berarti memutuskan stigma dan membangun budaya untuk mendorong semua orang, berapapun usianya.
Dilansir Ayojakarta.com dari Unicef Indonesia, ada lima mitos yang tentang kesehatan mental yang sering beredar di masyarakat, di antaranya sebagai berikut:
1. Gangguan kesehatan mental dapat memiliki tingkat kecerdasan yang rendah
Orang yang memiliki gangguan kesehatan mental akan memiliki tingkat kecerdasan yang rendah, pernyataan itu merupakan sebuah mitos. Karena faktanya gangguan kesehatan mental dapat dialami oleh siapa saja, terlepas dari tingkat kecerdasan, kelas sosial, maupun pendapatan.
2. Kesehatan mental hanya diperlukan oleh orang yang mengalami gangguan mental
Kesehatan mental hanya perlu diperhatikan oleh orang yang mengalami gangguan mental, pernyataan tersebut adalah mitos. Fakta yang terjadi adalah aktif untuk meningkatkan kesehatan mental dapat memberikan manfaat bagi siapa saat yang ingin melakukannya.
Baca Juga: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Kuda atau Katak? Terungkap Sisi Positif Kepribadian Anda!
3. Kesehatan mental bukan isu penting bagi remaja
Kesehatan mental bukan isu penting bagi remaja, karena dinilai suasana hati seorang remaja yang mudah berubah saat hormon mereka sedang berubah dan perilaku yang mereka tunjukkan adalah tanda mencari perhatian, hal seperti itu adalah mitos yang sering berkembang di masyarakat.
Faktanya hormon remaja memang sering mudah berubah tapi bukan berarti mereka tidak menghadapi kesehatan mental, ada 14 persen remaja di seluruh dunia yang mengalami masalah dengan kesehatan mentalnya.
4. Gangguan kesehatan mental adalah tanda pribadi yang lemah
Pernyataan yang mengungkapkan bahwa gangguan mental adalah tanda pribadi orang yang lemah merupakan pernyatan mitos, karena faktanya gangguan kesehatan mental tidak pernah ada hubungannya dengan lemahnya kepribadian atau kurangnya kegigihan seseorang.
5. Gangguan kesehatan mental pada remaja karena pola asuh orang tua
Mitos yang beredar adalah gangguan kesehatan mental pada remaja disebabkan karena pola asuh orang tua yang salah.
Faktanya banyak faktor-faktor lain yang mengakibatkan seseorang memiliki gangguan kesehatan mental seperti permasalahan ekonomi, pengangguran, pernah mengalami kekerasan, serta keadaan insiden negatif lainnya yang diluar pola asuh orang tua.
Nah itulah lima mitos tentang kesehatan mental yang berkembang di masyarakat, faktanya mitos yang sering kali beredar belum tentu kebenarannya tanpa didasari dengan fakta.***