Hiburan

Terlibat Kasus Dugaan Penipuan Robot Trading Net89, Kevin Aprilio: Tidak Fair Kalau Saya Disalahkan

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Selasa 01 Nov 2022, 14:15 WIB
Terlibat Kasus Penipuan Robot Trading Net-89, Kevin Aprilio mengaku hanya membantu testimoni dan tidak menerima uang.

AYOJAKARTA.COM - Deretan public figure diduga terlibat kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok Robot Trading Net89.

Salah satunya yakni musisi Kevin Aprilio diduga ikut mempromosikan investasi Robot Trading Net89.

Kasus dugaan penipuan Robot Trading Net89 mengakibatkan total kerugian hingga Rp28 miliar.

Baca Juga: Terseret Kasus Trading Robot, Ini Jumlah Kekayaan Atta Halilintar yang Fantastis

Diketahui Atta Halilintar, Taqy Malik, dan dua public figure lainnya juga turut terlibat.

Pihak Kepolisian telah menemukan bukti mereka telah menerima uang hasil lelang melalui Robot Trading Net89.

Sementara itu, Kevin Aprilio membantah dirinya terlibat dengan kasus Robot Trading Net89.

Baca Juga: Atta Halilintar hingga Mario Teguh, Ini 5 Public Figure yang Terlibat Kasus Penipuan Robot Trading Net-89

Kasus tersebut saat ini tengah dilaporkan ke Mabes Polri, dan Kevin mengaku hanya melakukan testimoni untuk mengiklankan investasi Robot Trading Net89.

Kevin menyanggah dugaan keterlibatannya, dan ia mengaku tidak menerima uang.

Dalam jumpa pers Kevin didampingi oleh kuasa hukumnya yang digelar Senin, 31 Oktober 2022, sore hari.

Baca Juga: Atta Halilintar dan Taqy Malik Terseret Kasus Robot Trading Net 89, Kini Kompak Berikan Klarifikasi

Kevin menyampaikan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam kasus Robot Trading Net89.

Menurut Kevin dirinya hanya membantu kawannya melakukan testimoni untuk mengiklankan investasi tersebut.

Kevin juga menyampaikan dirinya tidak pernah menerima pemasukan atau uang dari testimoni tersebut.

Baca Juga: Profil-Biodata Reza Paten Founder Trading Robot Net 89 yang Tipu 230 Orang, Ternyata Crazy Rich Surabaya!

Alasan Kevin mau melakukan testimoni karena Robot Trading Net89 telah mendapatkan izin dari Kementerian Perdagangan.

Kevin merasa terjebak dalam kasus ini, namun akan tetap mengikuti proses hukum.

"5 tahun sudah berjalan lancar, saya promosikan di tahun kelima, tiba-tiba terjadi seperti itu, itu saya sendiri kaget," ujar Kevin menjelaskan.

"Menurut saya, tidak fair kalau saya disalahkan, diduga mempromosikan sesuatu yang ilegal," sambung Kevin menyampaikan.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Desi Kris