AYOJAKARTA.COM -- Boy band asal Korea Selatan, BTS, akan menggelar konser dengan tanpa tarif alias gratis.
BTS, dalam waktu dekat ini akan menggelar acara yang diberi tajuk "Yet to Come".
Konser itu gratis dan bisa dihadiri penonton dengan kapasitar 100 ribu orang.
Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Amalan yang Jadi Pertanda Kiamat Masih Lama, Apakah Itu?
Dengan jumlah demikian, konser ini menjadi jumlah penonton terbesar BTS dalam satu hari.
Demikian seperti yang diberitakan Pikiran-Rakyat.com dalam artikel "BTS Akan Gelar Konser Gratis di Busan, Pemerintah Korsel Janjikan Sederet Fasilitas Gratis bagi Penonton".
BTS Bakal Gelar Konser Gratis untuk 100 Ribu Penonton
Boyband Korea Selatan BTS akan segera menggelar konser "Yet to Come" di Busan secara gratis dalam rangka "World Expo 2030 Busan Korea Concert".
Konser BTS ini akan digelar pada 15 Oktober 2022 mendatang akan menghadirkan sebanyak 100.000 penonton yang merupakan jumlah penonton terbesar untuk satu hari dalam konser BTS.
Awalnya, para penggemar sangat antusias mendengar kabar bahwa BTS akan menggelar konser gratis secara offline.
Namun, yang diragukan adalah konser tersebut akan digelar di Busan Port International Passenger Terminal Outdoor Parking Lot.
Padahal di Busan terdapat stadion lain termasuk Stadion Asiad yang dibagun untuk Asian Games 2002 silam.
Baca Juga: Kata Mbah Moen Orang yang Lahir Bulan Ini Sudah Punya Dasar Jadi Orang Kaya, Apakah Kamu Termasuk?
Kendati demikian, pemerintah berjanji bahwa mereka akan memobilisasi kereta kota dan bus sebagai transportasi gratis untuk ke lokasi konser.
Saat ini pemerintah Kota Busan sedang menetapkan langkah-langkah transportasi, keselamatan, serta karantina untuk penonton dengan jumlah besar yang belum terjadi sebelumnya di konser BTS.
Pemerintah juga mempersiapkan langkah-langkah keamanan untuk sekitar 10.000 orang yang akan menonton konser BTS di Busan Port International Passenger Terminal Outdoor Parking Lot pada hari yang sama untuk menonton konser di layar lebar.
Sementara itu, kemacetan lalu lintas disebut-sebut sebagai masalah terbesar yang dikhawatirkan saat pergelaran konser BTS mendatang.
Oleh karena itu, otoritas Kota Busan akan berupaya meningkatkan jumlah penerbangan antara bandara Seoul dan Busan serta pengoperasian kereta KTX tujuan Busan.
Selain itu, transportasi lainnya seperti kereta metro dan bus kota yang menuju ke tempat konser juga akan ditingkatkan pada hari tersebut dan bus antar-jemput juga akan ada untuk membawa penonton konser.
Kemudian, lalu lintas di jalan sempit antara tempat konser dengan stasiun kereta terdekat akan diatur dengan memohon kepada para penggemar untuk berjalan kaki selama 15 menit ke tempat konser.
Di samping itu, untuk mencegah peningkatan COVID-19 di Korea Selatan setelah konser, pemerintah Kota Busan juga berencana untuk meningkatkan tindakan karantina di dalam dan sekitar venue.
Nantinya, pada konser gratis BTS di Busan, pemerintah kota tersebut akan mengundang tokoh-tokoh kunci dari beberapa negara anggota BIE dan memberitahu mereka tentang persiapan kota untuk menjadi tuan rumah World Expo.
Baca Juga: Alasan Polri Larang Kamaruddin Simanjuntak Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
Sementara itu, BTS merupakan ambassador resmi untuk Busan World Expo 2030. Wali Kota Busan, Park Hyung Jun telah meminta BTS untuk berpartisipasi sebagai duta niat baik untuk secara aktif mempromosikan pameran.
CEO HYBE, Park Ji Won menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut serta apa yang akan dilakukan BTS sebagai duta Busan World Expo 2030.
“Kami memutuskan bahwa itu adalah peristiwa yang penting demi negara dan masyarakat kota,” ucap Park Ji Won.
“Karena kami tahu bahwa World Expo akan diadakan sebagai sebuah kompetisi, kami telah sepakat dengan semua artis kami untuk berusaha memimpin dalam menyebarkan berita ke dunia melalui perangkat lunak Korea,” ucap Ji Won.
World Expo merupakan sebuah pertemuan global antar negara yang didedikasikan untuk menemukan solusi untuk tantangan mendesak di zaman kita dengan menawarkan perjalanan dalam tema universal melalui kegiatan menarik dan mendalam.*** (Arin Indira Rivanny/Pikiran-Rakyat.com)