Hiburan

Lirik Lagu Runtuh yang Berseliweran Dijadikan Sound Konten, Manusia Sering Pura-pura Bahagia

Oleh: Admin Sabtu 23 Jul 2022, 08:44 WIB
Inilah Lirik Lagu 'Runtuh' Milik Feby Putri dan Fiersa Besari

 

AYOJAKARTA.COM—Viral kembali  Lagu Runtuh menjadi sound konten-konten di media sosial. Tak jarang konten yang ditampilkan berupa  video menggambarkan kesedihan.

Lagu Runtuh merupakan kolaborasi musisi muda Feby Putri dengan penyanyi dan penulis buku Fiersa Bestari. Tayang perdana di YouTube Feby Putri NC,  23 Oktober 2021, menceritakan tentang  seseorang yang pura-pura bahagia, padahal mengalami kesedihan yang cukup besar. Lirik lagu serta komposer  ini pun  ditulis oleh Feby dan Fiersa Bestari.

Baca Juga: Konser Virtual BLACKPINK di PUBG Mobile Dimulai 23 Juli, Simak Jam Mulainya !

Merangkum berbagai sumber, lagu Runtuh ini masuk ke dalam Top 50 lagu teratas di Spotify, bahkan di YouTube official sudah mengumpulkan 28 juta views. Hingga hari ini masih banyak yang mendengarkan lagu yang menyentuh hati ini.

Berikut lirik lagu Runtuh yang akan mampu membuatmu berpikir, kesedihan bukan lah sesuatu yang harus ditutupi. Manusia perlu bersedih karena mempunyai akal dan rasa.

Baca Juga: Rilis 21 Juli 2022, Ghost Writer 2 Dibintangi Tatjana Saphira Adu Horor di Bioskop

Ku terbangun lagi
Di antara sepi
Hanya pikiran yang ramai
Mengutuki diri
Tak bisa kembali
'Tuk mengubah alur kisah

Ketika mereka meminta tawa
Ternyata rela tak semudah kata

Tak perlu khawatir, ku hanya terluka
Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa
Namun bolehkah s'kali saja ku menangis?
Sebelum kembali membohongi diri

Baca Juga: Pelatihan Kelas Offline Kartu Prakerja Jakarta Siap Dimulai, Begini Syaratnya !

Ketika kau lelah
Berhentilah dulu
Beri ruang, beri waktu

Mereka bilang, "Syukurilah saja"
Padahal rela tak semudah kata

Tak perlu khawatir, ku hanya terluka
Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa
Namun bolehkah s'kali saja ku menangis?
Sebelum kembali membohongi diri

Baca Juga: Grand Launching JIS 24 Juli Dimeriahkan Dewa 19 , Setia Band dan Kotak

Ha, ha, ha-ah
Ha, ha, ha-ah
Ha, ha, ha-ah-oh

Kita hanyalah manusia yang terluka
Terbiasa 'tuk pura-pura tertawa
Namun bolehkah sekali saja ku menangis?
Ku tak ingin lagi membohongi diri

Ku ingin belajar menerima diri

 

 

 

 

Reporter Admin
Editor Kiki Dian Sunarwati