Hiburan

Menghabiskan Anggaran Besar, Trailer Film Animasi Merah Putih One For All Sukses Membuat Banyak Kalangan Gempar

Oleh: Karseno AJ Minggu 10 Agu 2025, 21:30 WIB
Menghabiskan Anggaran Besar, Trailer Film Animasi Merah Putih One For All Sukses Membuat Banyak Kalangan Gempar

AYOJAKARTA.COM – Meski belum resmi dirilis, film animasi Merah Putih One For All yang direncanakan tayang pada 16 Agustus 2025, telah menuai sorotan.

Menjadikan Jumbo yang berangkat dari genre senada sebagai pembanding, film animasi Merah Putih One For All dinilai banyak pihak justru mengalami penurunan drastis.

Selain karena tampilan visual grafis yang dinilai masih kotor, alasan lain yang membuat film animasi Merah Putih One For All jadi bulan-bulanan adalah karena dianggap terlalu janggal.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Unggah Menu Makan Siang dengan Sufmi Dasco Ahmad, Publik Menduga Konstelasi Politik Akan Naik

Bukan karena minimnya semangat nasionalis, sebagian kalangan menyebut bahwa film animasi ini justru bisa membuat sineas Indonesia menjadi bahan olok-olok di dunia.

Mengangkat tema tentang semangat cinta tanah air, penerapan judul yang mengadopsi istilah dalam bahasa asing juga sempat dipertanyakan oleh sejumlah kalangan.

Selain karena membelakangi semangat Sumpah Pemuda, penerapan istilah asing dalam tayangan film bertema nasionalis menurut sejumlah kalangan kurang proporsional.

Karena pendapat tersebut, tidak sedikit kelompok masyarakat yang beranggapan bahwa film Merah Putih One For All masih jauh dari standar sinema bioskop.

Baca Juga: Profil Tzuyang, Youtuber Mukbang Paling Populer di Korea yang Bisa Makan 18 Jam Sehari Tanpa Menambah Berat Badan

Disamping alasan penerapan bahasa, terdapat sejumlah alasan teknis yang turut menjadi sorotan dari berbagai kalangan terhadap kelayakan film animasi.

Alasan lain yang mendatangkan kritik dari berbagai kalangan, adalah jenis suara dari salah satu tokoh karakter dalam tayangan film.

Penyebab kedua yang membuat banyak pihak mengkritik habis film animasi Merah Putih One For All adalah efek suara Burung diganti dengan suara Monyet.

Selain itu, sebutan kepada kawanan bocah yang memiliki tugas mencari bendera juga berbeda antara sinopsis dengan trailer resmi.

Baca Juga: Rundown Tes SKD STAN 2025 dan Durasinya, Para Peserta Wajib Tahu!

Dalam sinopsis yang telah tersebar luas, nama julukan kawanan kelompok anak adalah Tim Merah Putih, sementara pada trailer disebut dengan jelas Tim Merdeka.

Menurut para penggemar film, kerjasama antara sesama penulis serta Dokter Naskah yang terlibat dibalik layar masih cenderung tidak kompak.

Penyebab lain film animasi Merah Putih One For All menjadi bahan kritik adalah desain animasi yang didapat secara membeli, atau bukan hasil rancangan mandiri.

Sejumlah tampilan karakter yang menjadi pelaku dalam cerita, juga menjadi sorotan karena desain animasi memperlihatkan adanya kebocoran hingga ke bagian kulit.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Sosok Tegas Memberantas Mafia Migas, Mantan Menteri di Era Presiden Jokowi Beberkan Fakta Panas

Adapun alasan yang membuat sejumlah kalangan terperangah adalah adanya penampilan senjata api di sebuah gudang milik warga desa.

Hal yang membuat banyak pihak merasa geram dengan film Merah Putih One For All adalah biaya pembuatan yang mencapai angka sekitar 6,7 Miliar. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita