Hiburan

Alasan Sesungguhnya Perilaku Self Harm atau Melukai Diri Sendiri, Bukan Karena Bodoh atau Ceroboh

Oleh: Karseno AJ Minggu 08 Okt 2023, 21:11 WIB
Berikut ini adalah sejumlah alasan yang melatar belakangi seseorang hingga melakukan tindakan menyakiti diri.

AYOJAKARTA.COM – Orang yang melakukan Self harm atau melukai diri sendiri sering kali dianggap sebagai pribadi yang ceroboh atau bahkan dianggap bodoh.

Self harm atau melukai diri sendiri adalah tindakan menyakiti diri dengan berbagai macam cara sebagai bentuk ekspresi ketidak-nyamanan emosi.

Bekerja berlebih atau workaholic, menunda waktu makan, pengabaian terhadap diri sampai melukai diri secara fisik merupakan contoh self harm dalam perilaku sehari-hari.

Ketidakmampuan mengelola dan mengenali serta keterbatasan akan kecerdasan emosi, merupakan penyebab dari ketidak-nyamanan emosi.

Dalam sejumlah kasus, self harm merupakan bentuk ekspresi untuk mengalihkan luka emosional kedalam bentuk luka fisik.

Agar tidak terjebak dalam perilaku menghakimi, berusaha untuk memahami sudut pandang pelaku self harm merupakan hal penting yang dapat dilakukan.

Dengan meminjam sudut pandang pelaku, setiap orang bisa secara bijaksana mengelola anggapan atas segala hal yang dialami pelaku.

Dirangkum Ayojakarta dari psikologid, berikut ini adalah sejumlah alasan yang melatar belakangi seseorang hingga melakukan tindakan menyakiti diri.

Baca Juga: Sering Diabaikan, 5 Tanda Kamu Sedang Stres karena Pekerjaan

Mekanisme Displacement atau Pemindahan Rasa Sakit merupakan alasan pertama seseorang sampai bertindak melukai diri.

Bagi seseorang yang mengalami luka emosional, melukai diri sendiri adalah salah satu jalan keluar dari tekanan emosi dalam diri.

Salah satu contoh perilaku yang sering dilakukan seseorang ketika mengalami tekanan emosi adalah memukul dinding hingga luka memar.

Alasan kedua seseorang melukai diri sendiri adalah karena Self Punishment atau Menghukum Diri Sendiri karena mengalami kerusakan emosional.

Kerusakan emosional juga bisa diakibatkan karena kekerasan, perasaan rendah diri serta adanya penyesalan yang berlebihan.

Seseorang yang mengalami kerusakan emosional sangat mungkin melakukan hukuman kepada diri sendiri atas kesalahannya.

Perilaku self harm biasanya akan menunjukkan perilaku memukul diri, menjambak rambut, sengaja menahan lapar hingga memaksakan diri secara berlebihan.

Dengan memberi hukuman fisik secara berlebihan, rasa bersalah yang dialami pelaku akan lebih dapat terurai.

Alasan berikutnya dari seseorang ketika melukai diri sendiri adalah karena ingin Mengalihkan diri dari Mati Rasa.

Perasaan hampa, kesepian, serta tidak berdaya akan membuat seseorang hanyut dalam kesedihan hingga tidak mampu merasakan apapun.

Dengan menyakiti diri sendiri, pelaku self harm akan merasakan sakit sehingga menjadi pengingat bahwa dirinya masih hidup.

Baca Juga: Tes EQ: Wajah Manakah yang Tampak Stres dalam Gambar? Uji Kecerdasan Emosional Anda!

Alasan keempat yang menjadi penyebab timbulnya perilaku self harm adalah bentuk Self Expression atau Ekspresi Diri.

Seseorang yang tidak mampu menerjemahkan rasa sakitnya kepada orang lain, termasuk kepada orang terdekat akan diekspresikan dengan melukai diri sendiri.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam