AYOJAKARTA.COM – Alan Walker, seorang DJ dan produser musik terkenal asal Norwegia, telah menarik perhatian dunia dengan musik elektroniknya yang unik dan visualnya yang khas menggunakan masker.
Salah satu ciri khas yang sering dikaitkan dengan Alan Walker adalah penggunaan masker hitam yang menutupi sebagian wajahnya dan hanya menyisakan bagian mata saja yang nampak.
Seperti pada saat Alan Walker perform di Indonesia, ia pun tampil dengan menggunakan maskernya. Namun menariknya saat ia bertemu dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, ia membuka maskernya dan menunjukkan wajah aslinya.
Baca Juga: Cek Rekening! Gaji Ke-13 Sudah Dicairkan Mulai Hari Ini, Berapa Besarannya?
Ada beberapa alasan kenapa Alan Walker memilih menyembunyikan wajahnya dengan masker. Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Clip on TV (5/6/2023), inilah beberapa alasan Alan Walker menggunakan masker dan menutup wajahnya:
1. Identitas dan Misteri
Salah satu alasan utama mengapa Alan Walker mengenakan masker adalah untuk menciptakan identitas dan elemen misteri.
Dengan menutupi sebagian besar wajahnya, ia berhasil menciptakan citra yang ikonik dan mudah dikenali.
Identitas visual ini membantu menciptakan brand recognition yang kuat bagi Alan Walker, membuatnya berbeda dari para DJ dan produser musik lainnya. Masker hitamnya telah menjadi ciri khas yang diidentifikasi dengan dirinya.
2. Fokus pada Musik
Pilihan Alan Walker untuk menggunakan masker juga dapat dikaitkan dengan fokusnya pada musik. Dengan menutupi wajahnya, ia memusatkan perhatian pada karya musiknya daripada penampilan fisiknya.
Hal ini mengirimkan pesan bahwa musik dan kreativitasnya adalah yang paling penting, mengesampingkan penilaian berdasarkan penampilan atau citra pribadi.
3. Keseimbangan Pribadi dan Publik
Seperti selebriti lainnya, Alan Walker juga berhak menjaga privasinya dan hidup sebagai individu di luar sorotan publik.
Dengan menggunakan masker, ia menciptakan suatu bentuk perlindungan yang memungkinkannya menjaga ruang pribadi dan memisahkan antara kehidupan pribadi dan profesionalnya.
Masker memberinya kebebasan untuk menikmati hidup normal tanpa gangguan atau perhatian berlebihan dari publik.
4. Pengaruh dari Budaya dan Seni
Penggunaan masker dalam industri musik tidaklah baru. Alan Walker mungkin terinspirasi oleh seni visual dan budaya yang menggambarkan elemen misteri dan kekuatan di balik masker.
Dalam beberapa tradisi dan seni pertunjukan, masker sering digunakan untuk menyampaikan ekspresi emosi, identitas ganda, atau karakter yang kuat.
Dalam hal ini, penggunaan masker oleh Alan Walker dapat dianggap sebagai manifestasi seni dan kreativitas yang lebih luas.
Baca Juga: Resep Sate Kambing Empuk dan Tidak Bau untuk Menu Idul Adha, Ini Rahasianya
Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @alanwalkermusic, Raffi dan juga Nagita mengundang Alan Walker ke rumah mereka untuk mengadakan private party.
Dalam private party tersebut Alan Walker nampak tidak menggunakan masker dan menunjukkan wajah aslinya.***