Hiburan

Bongkar Bisnis Gelap Penjara, Tio Pakusadewo Benarkan Ada Pabrik Narkoba di Lapas

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 02 Mei 2023, 17:24 WIB
Aktor Senior Tio Pakusadewo

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, aktor senior Tio Pakusadewo menjadi sorotan publik setelah membongkar fakta mengejutkan tentang kehidupan di Lapas.

Sebagaimana diketahui, Tio Pakusadewo pernah mendekam di balik jeruji sebanyak dua kali.

Ia pernah mendekam di penjara akibat terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Pernah menjalani masa tahanan karena kasus narkoba, Tio Pakusadewo membenarkan bahwa ada peredaran narkoba yang berjalan di dalam Lapas.

Baca Juga: Tio Pakusadewo Kuliti Bobroknya Lapas, Sebut di Penjara Bisa Pesta hingga Adanya Diskotek

Hal ini diungkapkan oleh Tio Pakusadewo dalam podcast yang tayang dalam kanal YouTube Uya Kuya TV.

Awalnya, Uya Kuya menanyakan terkait kebenaran adanya peredaran narkoba di dalam Lapas.

Mendengar pertanyaan itu, Tio Pakusadewo pun membenarkan hal tersebut dan membongkarnya.

“Even pabriknya (narkoba) pun ada di dalam. Jadi bukan pabrik secara (benar-benar) pabrik dibikin. Ada juga yang begitu, rokok sintetis itu ada pabriknya di dalam, mereka bikin di dalam,” kata Tio Pakusadewo dikutip AyoJakarta.com pada Selasa (2/5/2023).

Baca Juga: Tio Pakusadewo Bongkar Bisnis di Lapas: Makanan Penjara Dibuat Tak Enak, Kantin Jual dengan Harga Mahal?

Kepada Uya Kuya, Tio Pakusadewo menceritakan bahwa ada seorang narapidana berusia 25 tahun yang kala itu merupakan otak berjalannya pabrik narkoba di dalam Lapas.

Tio Pakusadewo menjelaskan bahwa narapidana tersebut yang mengatur kandungan dalam vape pada saat diproduksi.

Bahkan, ia pun membongkar bahwasannya benda terlarang tersebut beredar di lingkungan kampus.

“Kalau vape yang ada kandungan ganjanya. Jadi pabrik itu otaknya ada di dalam (penjara). Jadi ada satu anak nih yang tiap malam berhadapan dengan handphone berapa biji. Pabriknya di luar, dia mengatur (komposisi)”, jelasnya.

“Itu nggak cuma satu (pabriknya). Ada di Bali, Yogya, Bandung. Itu beredar di kampus-kampus,” sambungnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah