Tio Pakusadewo Bongkar Bisnis di Lapas: Makanan Penjara Dibuat Tak Enak, Kantin Jual dengan Harga Mahal?

Tio Pakusadewo
Tio Pakusadewo

AYOJAKARTA.COM -- Aktor senior Tio Pakusadewo membongkar bisnis di lapas selama ia mendekam karena kasus narkoba. Kabar ini mencuat lagi pasca Twitter @PartaiSocmed menyenggol nama Yamitema Laoly, anak Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Tio Pakusadewo menceritakan jika ada yayasan swasta yang memiliki kuasa atas bisnis di Rumah Tahanan atau Lembaga Permasyarakatan alias Lapas sebagai ladang bisnis.

Artis senior ini pun menyebutkan, di balik yayasan swasta tersebut ada mantan napi koruptor bekerjasama dengan anak Menteri.

Baca Juga: Apakah 6 Mei 2023 Hari Libur Nasional dan Tanggal Merah? Cek Faktanya!

Sosok mantan napi koruptor tersebut digambarkan sebagai sosok yang memiliki jaringan luas dan pintar.

Salah satunya, sosok tersebut menggaet anak Menteri untuk bekerjasama mengurus yayasan swasta tersebut.

“Penggagasnya itu bekas napi koruptor cuman dia pintar lah, link-nya banyak. Terus, dia ngegaet salah satu menteri, anaknya atau keponakannya lah,” kata Tio Pakusadewo dalam Youtube Uya Kuya TV.

Tio sendiri ogah membocorkan siapa sosok di balik yayasan swasta tersebut karena menurutnya akan membuat posisinyantak bagus.

Baca Juga: 3 Cara Download Video YouTube Tanpa Install Aplikasi dan Iklan, Dijamin Gratis!

Pemain film Surat Dari Praha ini membeberkan jika yayasan swasta tersebut bisa dibilang berkuasa di beberapa lapas, salah satunya Cipinang.

Tio mengatakan jika yayasan tersebut memiliki motivasi agar narapidana lebih memiliki tujuan hidup, namun menurutnya tak ada efek apapun.

“Membuat para napi lebih punya tujuan hidup. Bagus, bagus, bagus banget. Tapi, nggak ngefek sampai ke seluruh napi. Kalau napi yang setuju, ngangguk sama aturannya mereka ya nyaman hidupnya, dah lah ini harus dibenahin lah,” katanya lagi. 

Baca Juga: Bank BRI (Persero) Buka Program Brilian Internship, Cek Kualifikasinya di Sini

Segala hal termasuk makanan dan minuman dimanfaatkan jadi bisnis buat yayasan swasta tersebut.

Salah satunya, soal menjual air minum dengan label kuning yang dijual belikan dengan harga tak wajar.

Tak hanya itu, makanan buat narapidana di penjara juga dibuat kurang enak agar banyak yang membeli makanan di kantin.

Kantin yang dikelola oleh yayasan swasta tersebut menjual dengan harga setara makanan di Jakarta Selatan yang lumayan mahal.

Baca Juga: El Nino Ancam Indonesia Dilanda Kekeringan Tahun 2023? BMKG Ungkap Prediksinya

"Ya itu kayak air, kita harus beli di situ kan sama kantin. Makanan bukan dibuat sama mereka, kalau mau makan enak yang beli di kantin mereka, pokoknya semua dikelola sama mereka lah dan harga Jaksel," ungkap Tio. 

Segala hal yang dibeberkan oleh Tio Pakusadewo ini memiliki tujuan agar hal tersebut bisa dibenahi. Tapi, ia juga tak menjelaskan langkah yang dapat dilakukan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# mantan napi koruptor
# bisnis di lapas
# Yamitema Laoly
# Tio Pakusadewo
# Yasonna Laoly
# makanan
# kantin

News Update

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.