AYOJAKARTA.COM - Sempat mendulang sukses sebagai atlet Taekwondo, nama Aghniny Haque semakin dikenal setelah berakting.
Berperan sebagai Ayu dalam film bergenre horor KKN di Desa Penari, Aghniny Haque tampil memukau penonton.
Kesuksesan Aghniny Haque di dunia film serta olahraga membuat perempuan yang lahir pada 8 Maret 1997 di Semarang ini dikenal luas.
Namun siapa menduga, di balik sosok Aghniny Haque yang dikenal struggle dan berkarakter kuat tersimpan sebuah kisah yang tak banyak diketahui.
“Jadi bapak gue itu kerjanya berlayar, bukan orang Indonesia yang ketemu dengan ibu dan akhirnya nikah,” tutur Aghniny Haque menceritakan kisahnya.
Baca Juga: Majalah Bobo Junior akan Berhenti Terbit Januari 2023, Sayonara Bacaan Masa Kecil
Setelah kedua orang tuanya menikah, Aghniny Haque yang saat itu masih berada di dalam kandungan harus kehilangan ayahnya.
“Tiga bulan ibu gue mengandung, bapak gue pergi dan nggak pernah ada kabarnya,” terangnya.
Hidup tanpa sosok ayah serta kondisi perekonomian ibunya yang sudah ditinggal pergi, membuat Aghni kecil tumbuh menjadi pribadi petarung.
Kenangan masa lalunya yang penuh dengan perkelahian tersebut sempat diceritakan Aghniny Haque.
Baca Juga: Unggah Video Masa Kecil, Netizen Sebut Mendiang Ayah Erina Gudono Mirip Kaesang Pangarep
Menghabiskan masa kecil dengan beragam aktivitas yang bersifat maskulin, Aghniny Haque sempat menilai dirinya sebagai seorang preman.
“Aku sama seperti anak-anak kecil lainnya yang hiperaktif, temperamen, suka berantem, preman banget,” jelas Aghniny Haque.
Alasannya sering terlibat aksi perkelahian dengan sejumlah anak laki-laki tidak lain karena tidak ingin menjadi korban perundungan.
“Aku itu anaknya tidak terimaan dan emosian banget, aku bukan yang seperti orang Jawa sebut nerimo, aku nggak banget,” tambahnya.
Akibat rekam jejaknya yang sering terlibat perkelahian, Aghni kecil sering mendapat teguran dari keluarga karena aduan.
Baca Juga: Perjalanan Panjang Dedi Mulyadi hingga Jadi Seorang Politisi, Ceritakan Kisah Pilu di Masa Kecil
Ia bahkan sempat pulang ke rumah dengan kondisi pakaian yang sudah berlumuran dengan bercak darah akibat perkelahian.
Perilakunya yang keras dan hiperaktif membuatnya menemukan jalan setelah sang ibu menyarankan Aghni untuk bergabung menjadi Taekwondo-in.
“Ternyata itu benar, energi aku jadi tersalurkan, aku jadi lebih fokus, lebih anteng,” tambahnya.
Baca Juga: Kenali 5 Penyebab Luka Batin Masa Kecil, Berdampak Pada Masa Depan Tanpa Disadari
Dengan kerja kerasnya yang berkesinambungan, Aghniny Haque berhasil mengukir prestasi gemilang di dunia Taekwondo.
Setelah 15 tahun berlalu, Aghniny Haque kemudian bertemu dengan Suryono R Permono yang merupakan suami dari Asma Farida, ibunya.
“Selama 15 tahun orang harusnya paling gue harapin, tapi ketika ketemu rasanya nggak ada apa-apa, nggak ada chemistry,” pungkasnya.
Demikian informasi Aghniny Haque yang dirangkum Ayojakarta dari YouTube KOPNUSPOS dan YouTube Hops Entertainment, Kamis 9 Maret 2023.***