Internasional

Iran vs Israel: Jamaah Maiyah Sudah Tahu Sejak Tahun 2012, Terungkap Alasan Sebenarnya Dibalik Serangan Tersebut!

Oleh: Karseno AJ Kamis 26 Jun 2025, 08:11 WIB
Ilustrasi Perang Iran vs Israel.

 

AYOJAKARTA.COM – Pasca diumumkannya gencatan senjata oleh Presiden Amerika Serikat, warga Iran langsung menyambutnya dengan suka-cita.

Selain menyatakan kesediaan untuk membuka jalur diplomasi dan membahas perihal nuklir, Iran juga mulai membuka kembali jalur-jalur penerbangan.

Meski gencatan senjata sudah diumumkan, militer Israel masih sempat mengabaikan dan melakukan serangan ke wilayah Iran.

Baca Juga: Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming oleh Forum Purnawirawan TNI Mulai Akan Dibahas, Masihkah DPR Milik Rakyat Luas?

Terkait dengan serangan tersebut, Presiden Amerika Serikat mendesak agar Israel bersedia mematuhi kesepakatan dan memulai perundingan.

Disamping merayakan gencatan senjata, alasan masyarakat Iran memenuhi sudut-sudut jalan adalah karena kemenangan yang diraih atas Israel.

Menurut kebanyakan masyarakat Iran, sikap arogan yang selama ini kerap ditunjukan oleh militer Israel telah berhasil dipatahkan.

Bermodalkan senjata-senjata canggih dengan dukungan teknologi mutakhir, militer Iran telah berhasil melumpuhkan pusat-pusat kekuatan militer musuh.

Untuk itu, warga Iran menganggap aksi turun ke jalan merupakan suatu bentuk merayakan kemenangan.

Meski telah berlaku gencatan senjata, warga Iran berharap agar Palestina tidak menjadi sasaran amarah militer Israel yang mengalami kekalahan.

Baca Juga: Menuju Cita-Cita Sebagai Kota Global dan Berbudaya, YLKI Desak Pemprov Jakarta Penuhi Kebutuhan Penyandang DIsabilitas

Selain berlangsung di jalan Ibukota Teheran, aksi turun ke jalan juga berlangsung di hampir seluruh wilayah kota Iran.

Memasuki masa gencatan senjata, Petinggi militer Iran memastikan akan terus melakukan pengembangan teknologi senjata.

Melalui program tersebut, Iran secara tegas menyatakan kesiapan untuk menghadapi setiap serangan yang mungkin dilakukan usai gencatan senjata dilakukan.

Sementara di Indonesia, peningkatan eskalasi konflik di Timur Tengah yang berujung pada perang Iran-Israel justru menyeret Founder Masyarakat Maiyah.

Dalam salah satu ceramah yang dilakukan di Masjid Agung Klaten pada 22 Februari 2012 silam, prediksi perang Iran-Israel sempat disinggung oleh Emha Ainun Najib atau Cak Nun.

Melalui pesan yang disampaikan kepada jamaah Maiyah Klaten, Cak Nun menyebut serangan Israel atas Iran akan terjadi suatu hari nanti.

Baca Juga: Heboh! KPM BPNT Terima Bansos Rp1 Juta dari Kemensos, Ini Daerah dan Progres Terbarunya

“Suatu hari Iran akan diserang Israel dan Amerika, pertanyaannya Indonesia akan membela mana?” ujar Cak Nun saat itu.

Menurut Cak Nun, dua kekuatan terbesar di masa depan yang benar-benar menguasai dunia adalah Iran dan Tiongkok.

Untuk memastikan hegemoni satu sama lain, sejumlah cara akan dilakukan agar masyarakat di seluruh penjuru dunia semakin terpecah-belah.

Selain dilakukan dengan cara membentuk propaganda dan jaring kekuasan, upaya pemecah-belahan masyarakat dunia juga memiliki tujuan yang lebih fundamental.

Menurut Cak Nun alasan dilakukannya propaganda tersebut tidak lain adalah agar hubungan batin antara Baginda Nabi Muhammad dengan umatnya tersendat.

“Tujuannya sederhana, yaitu memutus hubungan batin antara umat Islam dengan hatinya Rasulullah SAW,” ungkap Cak Nun seperti dikutip Ayojakarta dari CakNun.Com. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky