Internasional

Asteroid Sebesar Jumbo Jet Mendekati Bumi: Elon Musk Cuit sebagian Bumi Akan Hancur dan Manusia Akan Musnah

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 18 Sep 2024, 16:20 WIB
Elon Musk menyatakan bahwa umat manusia harus segera mempersiapkan diri untuk menjadi peradaban luar angkasa atau menghadapi kepunahan.

AYOJAKARTA.COM -- CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, kembali membuat geger dunia maya dengan cuitannya yang mengingatkan tentang ancaman kehancuran Bumi.

Dalam unggahannya pada Rabu pagi, Elon Musk menyatakan bahwa umat manusia harus segera mempersiapkan diri untuk menjadi peradaban luar angkasa atau menghadapi kepunahan.

"Suatu hari nanti, sebuah komet besar akan menghantam Bumi dan menghancurkan hampir semua kehidupan, seperti yang telah terjadi berkali-kali di masa lalu," tulis Musk di akun resmi X miliknya, @elonmusk.

Lebih lanjut, Musk juga memperingatkan tentang masa depan yang lebih mengerikan. "Akhirnya, Matahari akan cukup membesar untuk merebus lautan dan menghancurkan seluruh kehidupan di Bumi," tambahnya.

Menurut Musk, manusia hanya punya dua pilihan: menjadi peradaban luar angkasa atau mati.

Pernyataan itu merupakan respons terhadap sebuah postingan akun @MarioNawfal yang membahas asteroid berukuran raksasa yang terpantau NASA, asteroid 2024 ON.

Asteroid tersebut berukuran 1.150 kaki dengan kecepatan 20.000 mph, yang melintas pada jarak 621.000 mil dari Bumi. Meski tidak berisiko menabrak Bumi, asteroid ini dianggap cukup dekat untuk disebut sebagai "berpotensi berbahaya."

Baca Juga: Buku Jalan Nabi 2 Terpilih untuk Lomba Baca Sirah Nabi 'Semua Membacanya 2024'

"Asteroid sebesar stadion ini adalah pengingat bahwa kehancuran bisa datang kapan saja," tulis @MarioNawfal dalam unggahannya, yang kemudian dicuit ulang oleh Musk dengan tambahan peringatan mengenai ancaman dari Matahari.

Para pakar menyatakan bahwa asteroid sebesar 2024 ON mendekati Bumi setiap 5-10 tahun sekali, dan kejadian serupa terakhir kali terjadi di Rusia pada 2013.

Meskipun tidak ada ancaman langsung, diskusi mengenai ancaman benda-benda langit ini selalu menarik perhatian publik, terutama setelah cuitan Elon Musk.

Musk telah lama mengadvokasi pentingnya menjelajah ruang angkasa dan mendirikan koloni di planet lain seperti Mars. Ia meyakini bahwa keberlanjutan umat manusia tidak bisa hanya bergantung pada Bumi.

Baca Juga: Susno Duadji Sentil Polresta Cirebon di Sidang PK 6 Terpidana, Sebut 'Amburadul' Saat Penyidikan Kasus Vina

"Entah kita menjelajah ruang angkasa, atau kita akan punah," tegasnya.

Cuitan Musk ini memicu berbagai reaksi dari pengguna media sosial. Beberapa setuju dengan pandangan futuristiknya, sementara yang lain merasa cuitan itu terlalu dramatis.

Namun, tidak sedikit yang merasa bahwa Musk sedang memperingatkan umat manusia tentang kenyataan yang tidak bisa diabaikan.

Ancaman dari komet dan Matahari mungkin terasa seperti skenario fiksi ilmiah, namun menurut para ilmuwan, Bumi memang memiliki sejarah dihantam oleh benda langit besar yang menyebabkan kepunahan massal.

Meski demikian, skenario yang diprediksi Musk terkait dengan ekspansi Matahari baru akan terjadi miliaran tahun dari sekarang.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Aris Abdulsalam