Internasional

Ini Syarat yang Diminta Israel Kepada Iran Jika Ingin Melakukan Gencatan Senjata, Netanyahu Sudah Kewalahan?

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Selasa 24 Jun 2025, 20:15 WIB
Ini Syarat yang Diminta Israel Kepada Iran Jika Ingin Melakukan Gencatan Senjata, Netanyahu Sudah Kewalahan?

AYOJAKARTA.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (24/6/2025) menyatakan bahwa Iran dan Israel telah mencapai kesepakatan gencatan senjata penuh.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui platform Truth Social. Ia menyebutkan bahwa kedua negara sudah sepakat untuk melakukan gencatan senjata.

"Telah sepenuhnya disepakati oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada gencatan senjata yang lengkap dan total," tulis Trump.

Baca Juga: Penting! Jadwal SPMB Jatim 2025 Tahap 3, Pendaftaran Mulai 26 Juni untuk SMA/SMK Jalur Domisili

Namun, pengumuman ini memicu perdebatan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, justru membantah pernyataan tersebut.

Melalui unggahan di akun X miliknya, Araghchi menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada kesepakatan apapun yang disetujui kedua negara.

AS menyebut bahwa Israel telah menyetujui usulan gencatan senjata dengan syarat bahwa Iran harus menghentikan seluruh serangan lebih dahulu.

Setelah menerima persyaratan tersebut, Trump menyatakan kesepakatan gencatan senjata dapat diumumkan secara resmi. Selama proses negosiasi, Trump berkomunikasi langsung dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Baca Juga: Update Bansos 24 Juni 2025: Penyaluran PKH dan BPNT, KKS Baru untuk KPM Pos, dan Pencairan Bantuan Tambahan Rp400 Ribu

Di sisi lain, Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, serta Utusan Khusus Steve Witkoff, terlibat dalam dialog intensif dengan delegasi Iran, baik melalui jalur resmi maupun tidak langsung.

Menurut sumber internal AS, kemajuan dalam negosiasi ini dipicu oleh serangan Amerika Serikat ke tiga lokasi nuklir Iran pada Sabtu lalu. Serangan tersebut diyakini mempercepat keputusan Teheran untuk membuka ruang dialog.

Setelah Iran dikabarkan menyetujui langkah awal penghentian konflik, Trump dilaporkan langsung menghubungi Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. Trump mengucapkan terima kasih atas kontribusi mereka dalam memfasilitasi dialog antar pihak.

Namun demikian, meski ada klaim dari Washington, pihak Teheran tetap bersikukuh belum mencapai konsensus dengan Tel Aviv.

Baca Juga: Rekomendasi 3 HP Rp1 Jutaan Spek Dewa Juni 2025, Cocok untuk Pelajar dan Pengguna Medsos Aktif

Araghchi juga menegaskan bahwa proses menuju gencatan senjata masih berada dalam tahap evaluasi internal dan belum final.

Ketegangan antara Iran dan Israel terus menjadi perhatian global, terutama menyusul pernyataan bertentangan dari masing-masing pihak.

Meski Trump menyatakan adanya kesepakatan, fakta di lapangan menunjukkan bahwa syarat utama dari kedua belah pihak belum sepenuhnya terpenuhi.

Dalam waktu dekat, dunia internasional menantikan pernyataan resmi dari kedua negara mengenai keberlanjutan konflik atau kesepakatan damai yang sah secara diplomatik.***

Baca Juga: Mudah! Begini Cara Melihat Jarak Terdekat dan Terjauh Penerimaan Siswa di Jalur Domisili SPMB Jatim 2025

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Katarina Erlita