AYOJAKARTA.COM - SPMB Jatim 2025 kembali membuka tahap seleksi penerimaan peserta didik baru, khususnya melalui jalur domisili untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur.
Salah satu aspek penting dalam proses seleksi ini adalah memahami cara melihat data pemeringkatan berdasarkan jarak, terutama jarak terdekat dan jarak terjauh siswa yang diterima.
Sebelum membahas lebih jauh mengenai jarak, penting diketahui bahwa mekanisme seleksi antara SMA dan SMK berbeda.
Baca Juga: Review Infinix Note 50s 5G Plus: Performa Ngebut, Kamera 4K, tapi Ada Kekurangan Ini
Untuk jenjang SMA, sistem pemeringkatan di jalur domisili mengutamakan nilai akhir gabungan. Jarak rumah ke sekolah hanya menjadi penentu jika ada kesamaan nilai antara beberapa calon peserta.
Sebaliknya, di jenjang SMK, sistem seleksi benar-benar mengandalkan jarak rumah ke sekolah. Jadi, siapapun dengan jarak terdekat memiliki peluang lebih besar untuk diterima. Jika terdapat nilai jarak yang sama, maka usia dan waktu pendaftaran akan menjadi penentu berikutnya.
Cara Melihat Jarak Terdekat dan Terjauh di Jalur Domisili SMK
Bagi calon siswa SMK, penting untuk mengetahui cara melihat siapa saja yang diterima berdasarkan jarak.
Informasi ini tersedia di laman resmi SPMB Jatim 2025 ketika pendaftaran telah dimulai dan sistem menampilkan pemeringkatan sementara. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi PPDB Jawa Timur.
- Pilih jenjang SMK, lalu masukkan kabupaten/kota, sekolah, dan jurusan tujuan.
- Lihat daftar pemeringkatan yang muncul secara real-time saat pendaftaran berlangsung.
- Jarak terdekat biasanya muncul di bagian atas daftar, sedangkan jarak terjauh dapat dilihat di bagian paling bawah.
Setelah pendaftaran ditutup, sistem akan mengeluarkan pemeringkatan final, dan saat itulah posisi siswa dalam daftar benar-benar menentukan apakah mereka diterima atau tidak.
Data jarak yang digunakan dalam seleksi jalur domisili SMK bukan hasil hitungan manual menggunakan aplikasi peta seperti Google Maps.
Jarak dihitung secara otomatis berdasarkan titik lokasi rumah yang diinput saat calon peserta mengambil PIN pendaftaran.
Sistem akan menarik garis lurus dari titik tersebut ke sekolah yang dituju, dan hasil inilah yang digunakan dalam proses seleksi.
Oleh karena itu, pastikan lokasi rumah ditandai secara akurat saat pengambilan PIN. Kesalahan dalam menentukan titik dapat memengaruhi hasil akhir seleksi.
Kuota Sekolah dan Pemilihan Rayon
Pada jalur domisili, calon siswa SMA dapat memilih hingga tiga sekolah di dalam satu rayon. Jika jumlah sekolah di rayon kurang dari tiga, maka pilihan juga akan dibatasi.
Baca Juga: Gagal SPMB Jatim Tahap 2, Apakah CMB Bisa Daftar Lagi di Tahap 3? Ini Penjelasan Lengkapnya
Sementara itu, siswa SMK memiliki keleluasaan lebih karena dapat memilih sekolah di luar rayon tanpa batasan wilayah.
Setiap sekolah memiliki kuota atau pagu masing-masing, dan sistem akan menyeleksi peserta berdasarkan urutan peringkat hingga kuota tersebut terpenuhi.
Kapan Hasil Diumumkan?
Pendaftaran tahap 3 dibuka mulai 26 Juni hingga 27 Juni 2025. Hasil seleksi sementara dapat dipantau selama masa pendaftaran.
Sementara hasil akhir akan diumumkan pada 28 Juni 2025, setelah seluruh proses verifikasi selesai dilakukan.***

Share this article
SPMB Jatim 2025 buka seleksi domisili. SMA utamakan nilai, SMK berdasar jarak rumah. Hasil akhir diumumkan 28 Juni 2025.