AYOJAKARTA.COM – Ketegangan yang terus berlangsung di Timur Tengah membuat persaingan militer antara Iran dan Israel menjadi sorotan dunia.
Kedua negara ini memiliki kekuatan dan strategi pertahanan yang unik, sehingga menimbulkan pertanyaan: siapa sebenarnya yang lebih unggul dalam adu kuat militer ini?
Artikel ini akan mengulas perbandingan kekuatan militer dan sistem pertahanan kedua negara untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang posisi strategis mereka.
Adu Teknologi Pertahanan Militer Iran vs Israel
Menurut data Global Firepower (GFP) 2025, rangking kekuatan militer Israel dan Iran berada sangat berdekatan, di mana Israel menempati peringkat ke-15 sementara Iran di posisi ke-16 dari 145 negara.
Iran unggul secara kuantitas dengan sekitar 610.000 personel aktif yakni hampir 3,5 kali lipat dari pasukan aktif Israel yang berjumlah sekitar 170.000 personel.
Namun, Israel memiliki keunggulan signifikan dalam hal anggaran pertahanan, yang mencapai sekitar 30,5 miliar dolar AS per tahun, hampir dua kali lipat dari anggaran Iran yang sekitar 15,5 miliar dolar AS.
Dari segi teknologi militer udara, Israel unggul dengan armada pesawat tempur canggih seperti F-15, F-16, dan F-35 yang berjumlah sekitar 611 unit, didukung sistem pertahanan udara berlapis seperti Iron Dome, Arrow serta David’s Sling yang memiliki efektifitas perlindungan wilayah udara Israel.
Iran memiliki sekitar 551 pesawat militer, termasuk 188 jet tempur, namun sebagian besar merupakan model lama yang kurang modern akibat sanksi internasional.
Artinya, Israel unggul dalam superioritas udara dengan keuntungan taktis dan strategis yang signifikan.
Untuk pertahanan teknologi militer di daratan, dari segi kuantitas Iran unggul dengan memiliki jumlah tank tempur yang lebih banyak, sekitar 1.713 unit, dibandingkan dengan 1.300 tank milik Israel.
Meski demikian, tank Merkava milik Israel dikenal sebagai salah satu tank tercanggih dengan lapisan baja tebal dan teknologi mutakhir.
Sementara dari segi pertahanan laut, kedua negara memiliki armada laut yang relatif terbatas, yakni Iran memiliki 35 kapal dan Israel sekitar 10 kapal perang.
Dukungan dan Jaringan Negara Iran vs Israel
Kekuatan militer Iran juga didukung oleh jaringan proksi bersenjata di berbagai negara dan kemampuan rudal balistik yang menjadi ancaman strategis di kawasan Timur Tengah.
Sementara itu, Israel mengandalkan kecanggihan teknologi, intelijen yang kuat, dan dukungan penuh dari sekutu utama seperti Amerika Serikat.
Meski sempat mengalami serangan mendadak yang menewaskan sejumlah petinggi militer Iran, termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Mayor Jenderal Mohammad Bagheri, Iran baru-bru ini berhasil melakukan serangan balasan yang membuat Israel kewalahan, menunjukkan bahwa kekuatan militer Iran tidak mudah dipatahkan. ***