Internasional

Prediksi Perang Dunia 3 dari Alexa Pecah 23 November 2023, Apakah Terkait Konflik di Gaza?

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 22 Nov 2023, 19:34 WIB
Ilustrasi. Saat ini, perang Israel-Gaza telah menewaskan lebih dari 5.000 orang, termasuk lebih dari 2.700 warga Palestina dan lebih dari 1.400 orang Israel.

AYOJAKARTA.COM — Prediksi Asisten AI Amazon, Alexa, yang menyatakan bahwa Perang Dunia 3 akan terjadi pada 23 November 2023, membuat heboh netizen di seluruh dunia.

Alexa, yang merupakan kecerdasan artifisial atau AI yang diprogram untuk menjadi asisten, diprogram untuk memberikan informasi sehari-hari seperti cuaca, jam, dan pengetahuan umum.

Namun, pada awal Februari 2023, video yang menampilkan percakapan antara Alexa dan seorang pengguna TikTok beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Alexa menjawab pertanyaan pengguna tentang kapan Perang Dunia 3 akan terjadi.

"Perang dunia ketiga terjadi pada 23 November 2023 pukul 18:05 ketika Rusia melakukan serangan kepada Jerman," jawab Alexa dalam bahasa Inggris.

Baca Juga: Siapakah Alexa yang Prediksi Perang Dunia 3 Bakal Terjadi 23 November 2023? Ternyata Ini Sosoknya

Percakapan dalam bentuk video tersebut selanjutnya diunggah dan dikutip oleh Daily Star pada Rabu, 1 Februari 2023.

Mendekati tanggal 23 November tersebut, warganet baik Indonesia maupun dunia kembali dibuat heboh dengan ramalan yang dibuat oleh Alexa.

Meski banyak yang mengkhawatirkan terjadinya perang dunia, namun tidak sedikit pula warganet Indonesia justru menyambutnya dengan penasaran.

Sehubungan dengan hal tersebut, sejumlah informasi terkait dengan ramalan Alexa mengenai awal mula perang dunia ketiga juga banyak dijadikan rekomendasi.

Baca Juga: Masih Jadi Misteri, Asisten AI Amazon Alexa Ramal 23 November 2023 akan Terjadi Perang Dunia 3, Simak Faktanya!

Perdebatan antara membenarkan dengan meragukan yang terjadi di dunia maya, juga sudah ditanggapi oleh Steve Rabuchin.

Menurut Wakil Presiden Amazon Alexa tersebut, jawaban Alexa dapat dipersonalisasi sehingga jawabannya bisa dirancang sesuai keinginan.

Lebih lanjut, Steve juga menjelaskan bahwa siapapun bisa melakukan percakapan semacam itu tanpa perlu mendalami pengkodean atau bahasa pemrograman.

"Jawaban Alexa dapat dipersonalisasi berdasarkan berbagai faktor, termasuk lokasi, waktu, dan bahkan riwayat pencarian pengguna," kata Steve.

"Siapapun dapat membuat percakapan semacam itu dengan Alexa, bahkan tanpa perlu mendalami pengkodean atau bahasa pemrograman," imbuhnya.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amazon terkait dengan kebenaran ramalan Alexa. Namun, ramalan tersebut tetap saja membuat heboh dan menimbulkan kekhawatiran di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas.

Baca Juga: 10 Hal yang Bisa Jadi Pemicu Perang Dunia 3, Sudah Catatan Takdir?

Konflik Gaza

Konflik Gaza yang telah berlangsung selama dua bulan berpotensi meluas menjadi konflik regional yang lebih luas dan melibatkan lebih banyak negara di tengah perang di Ukraina dan ketegangan geopolitik lainnya, yang dapat menyebabkan Perang Dunia 3.

Hal ini diungkapkan oleh penulis dan sejarawan Israel, Yuval Noah Harari, dalam wawancara eksklusif dengan Sonia Singh dari NDTV pada 16 Oktober 2023.

"Apa yang terjadi sekarang di Israel dan Palestina akan menjadi lebih buruk. Itu akan menyebar ke seluruh dunia. Itu bisa mengarah ke Perang Dunia Ketiga. Dan dengan jenis senjata dan teknologi yang sekarang tersedia, itu bisa mengarah ke pemusnahan umat manusia itu sendiri," kata Harari, yang dianggap sebagai salah satu intelektual publik paling berpengaruh di dunia saat ini.

Baca Juga: Ketegangan Global Bikin CEO Perusahaan Internasional Gelisah: Konflik di Ukraina dan Gaza Picu Kecemasan Terkait Potensi Perang Dunia 3

Saat ini, perang Israel-Gaza telah menewaskan lebih dari 5.000 orang, termasuk lebih dari 2.700 warga Palestina dan lebih dari 1.400 orang Israel. Jutaan warga Palestina telah terlantar akibat perang tersebut.

Kekhawatiran tumbuh atas situasi kemanusiaan yang mengerikan yang dihadapi jutaan warga Palestina yang terjebak di Jalur Gaza, yang telah diblokade oleh Israel selama bertahun-tahun.

Harari juga menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk bekerja sama untuk membangun kembali keteraturan global.

"Kita tidak boleh kehilangan harapan. Ini adalah waktu untuk tanggung jawab, bukan waktunya untuk putus asa," kata Harari.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Tedi Rukmana