AYOJAKARTA.COM - Korban tewas setelah bom bunuh diri meledak di sebuah masjid di Pakistan menunjukkan bahwa bencana teror masih menjadi ancaman serius bagi negara tersebut.
Setidaknya 100 orang menjadi korban dalam insiden bom bunuh diri di masiid Pakistan Provinsi Peshawar, Pakistan pada Senin (30/01/23).
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, bersama dengan pemimpin negara lainnya mengecam serangan tersebut.
Baca Juga: JPU Dinilai Serampangan, Pengacara Ferdy Sambo: Replik Jaksa Lahir dari Rasa Frustasi
Teroris bertujuan untuk menciptakan ketakutan dengan menyasar mereka yang membela negara, termasuk petugas polisi yang berada di dalam masjid pada saat insiden.
Perdana Mentri Pakistan, Shehbaz Sharif tentng mengungkapkan siap perang terhadap pihak yang bersangkutan pada bom bunuh diri tersebut melalui akun twitter pribadinya.
Shehbaz Sharif menyebut bahawa melalui tindakan tercela mereka, teroris ingin menyebarkan ketakutan dan paranoia di antara massa untuk membalikkan keuntungan yang diperoleh dengan susah payah melawan terorisme & militansi.
Selain itu selaku Perdana Mentri Pakistan, Shehbaz Sharif menambahakan " Pesan saya kepada semua kekuatan politik adalah bersatu melawan unsur-unsur anti-Pakistan," Ujar Shehbaz Sharif pada akun official twitter pribadinya (31/1/2023).
Baca Juga: Keras! Respons Keluarga Yosua Terkait Sidang Duplik Ferdy Sambo: Dia tampak Ngeyel dan Ingin Melarikan Diri
Masjid tersebut berada di salah satu kawasan paling ketat di Peshawar, yang meliputi markas polisi, biro intelijen, dan kontra-terorisme.
Sekitar 400 aparat polisi berada di dalam dan sekitar masjid saat serangan terjadi. Kepala Polisi Peshawar menyatakan bahwa sebagian besar korban adalah petugas polisi.
Pemakaman telah dilakukan untuk lebih dari 20 petugas polisi yang gugur.
Peti jenazah mereka diselimuti dengan bendera Pakistan, sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.
Baca Juga: Temui Kecurigaan Pada Tuntutan Ferdy Sambo, Ketua IPW: Gerakan Bawah Tanah Berhasil
Insiden ini menunjukkan betapa pentingnya peningkatan keamanan dan pencegahan terorisme di Pakistan.
Negara harus mengambil tindakan yang tegas dan efektif untuk melindungi warganya dari serangan kejam seperti ini.
Dengan kata lain, tragedi bom bunuh diri di masjid Pakistan menunjukkan bahwa bencana teror masih menjadi ancaman serius bagi negara dan warganya, dan memerlukan tindakan yang cepat dan tegas untuk mencegah insiden seperti ini terjadi lagi di masa depan.***