KEMBANGAN, AYOJAKARTA.COM – Khawatir munculnya klaster baru di lingkungan perkantoran, Pemerintah Kota Jakarta Barat melakukan rapid tesr pada para pegawai di Pemkot.
Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi mengklaim pihaknya sudah melakukan 2.000 rapid test sejauh ini. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sampai Senin (28/7/2020).
AYO BACA : Daftar Perkantoran di Jakarta Yang Jadi Klaster Covid-19
"Makanya kemarin kita rapid kan. Ada hampir 2.000 pegawai," ujar Rustam di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/7/2020), seperti dikutip Suara.com
Rustam menyebut seluruh pegawai yang dites itu merupakan para pegawai dari PNS, honorer, hingga staf.
AYO BACA : UPDATE COVID-19: Di Jakarta Naik Tajam, Rekor Baru 467 Kasus (Senin 27 Juli)
Seluruhnya bekerja di kantor pemerintahan berbagai tingkat dari Kelurahan, Kecamatan, hingga Kantor Wali Kota.
"2000 pegawai di kantor wali kota, kantor Camat, kantor Lurah, kantor BPN, kantor Kejaksaan. Semua kita rapid," tuturnya.
Hasilnya, kata Rustam, ada 4 orang yang dinyatakan reaktif. Selanjutnya keempat orang itu melakukan swab test dan didapati hanya satu yang positif.
"Reaktif ada empat, kemudian satu positif sudah kita urus," pungkasnya.
AYO BACA : 15 Karyawan Pabrik Pengepakan Udang Positif Covid-19 Jadi Klaster Baru