JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Polisi mengungkap ada warga di Jakarta yang gemar tawuran, bahkan tetap begerombol dan saling serang di tengah wabah corona. Kali ini, aksi tawuran dua kelompok pemuda kembali terjadi di Gang Mawar Pasar, RW 08, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat (27/3/2020) dini hari.
Kapolsek Palmerah Komisaris Supriyanto mengatakan, mereka memanfaatkan situasi lengang tanpa pengawasan kepolisian, tak mengenal musim penyakit corona atau tidak. Kebiasaan tawuran itu dilakukan para pemuda bahkan anak di bawah umur di gang sempit.
AYO BACA : LDD Keuskupan Agung Jakarta Salurkan Bantuan Warga
"Jadi begini, pas ada kita, mereka tak keluar. Kami meleng sebentar mereka keluar. Kayak ngeledek. Padahal kami sudah sering tangkepin dan proses. Saya bilang ke Pak RW data anak-anak itu. Tapi pak RW-nya tak mau, anak-anak situ semua," kata Supriyanto kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).
Supriyanto menyebut tawuran yang terjadi dini hari itu bukan yang pertama kali. Pemuda di wilayah itu paling sering tawuran disebabkan oleh masalah sepele, bahkan ada anak di bawah umur yang ikut tawuran.
AYO BACA : Grand Cempaka Penuh, Pemprov DKI Buka Hotel D'Arcici Alhijrah
"Kadang sesama teman saling ledek. Anak-anak di bawah umur. Masih piyik-piyik itu. SMP mungkin. Dia diliburin di rumah bukannya belajar malah nongkrong. Jadi kami Sabara sudah jaga di pinggir, di tanggul situ saja, tidur sana biar jaga kawasan," ucapnya.
Bahkan, dia menambahkan, saat tawuran mereka memang sudah biasa menggunakan beberapa benda tumpul hingga tajam.
"Kadang batu, kadang bawa sajam juga. Sempat tangkap juga 3 beberapa hari lalu. Jadi memang langganan mau corona atau apa," ungkapnya.
Supriyanto menyebut kondisi saat ini sudah kondusif, aparat kepolisian akan terus bersiaga di lokasi untuk mencegah kerumunan massa di tengah pandemi virus corona COVID-19 ini.
AYO BACA : Apakah Virus Corona Menular Lewat Makanan?