TEBET, AYOJAKARTA.COM – Penambahan kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta melesat lagi, hampir menembus angka 3.000 per hari. Padahal baru beberapa pekan terakhir melewati level 2.000 kasus.
Berdasarkan data yang dilansir Kementerian Kesehatan, selama 24 jam terakhir sampai dengan pukul 12.00 WIB 8 Januari 2021, kasus konfirmasi positif Covid-19 di DKI mencapai 2.959 kasus.
Dengan tambahan itu, total konfirmasi positif Covid-19 di Ibu Kota sejak pasien pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 sudah menembus angka 200 ribu, tepatnya 200.658 kasus.
Berdasarkan data laman resmi penanganan Covid-19 nasional, www.covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:
2 Januari: 1.894 kasus
AYO BACA : JADWAL VAKSINASI COVID-19: Penderita Diabetes Mellitus Bisa Disuntik Vaksin Sinovac, Asal…,
3 Januari: 1.658 kasus
4 Januari: 1.832 kasus
5 Januari: 1.824 kasus
6 Januari: 2.402 kasus
7 Januari: 2.398 kasus
8 Januari: 2.959 kasus
AYO BACA : JADWAL VAKSINASI COVID-19: Komorbid Ini Yang Membuat Orang Tidak Bisa Menerima Vaksin Covid-19
Yang cukup menganehkan, meski terjadi penambahan kasus baru sejak akhir Desember 2020 dan awal Januari 2021 dalam level yang tinggi (lihat grafik), jumlah wilayah rukun wilayah di DKI Jakarta yang masuk kategori zona rawan atau sering disebut zona merah justru turun.
Sampai dengan pembaruan data 31 Desember, jumlah RW di DKI Jakarta yang masuk kategori zona merah tinggal 29 RW. Jumlah tersebut turun tajam dibandingkan data berdasarkan pembaruan pada pekan terakhir Desember 2020 yang menyebutkan ada 55 RW di Ibu Kota yang masuk kategori zona rawan atau zona merah.
Sementara itu, tiga wilayah pemerintahan kota di DKI Jakarta kembali masuk kategori zona merah atau risiko tinggi berdasarkan pembaruan data 3 Januari 2021.
Berdasarkan dari data zonasi risiko yang dilansir www.covid19.go.id, tiga wilayah pemerintah kota di DKI Jakarta yang masuk zona risiko tinggi alias zona merah adalah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.
Pada pekan sebelumnya, berdasarkan data zona risiko www.covid.19.go.id, hanya dua wilayah yang masuk kategori zona merah yakni Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Kalau berdasarkan data Satgas Covid-19 pembaruan data 3 Januari, Jakarta Utara masuk zona merah. Namun, berdasarkan Satgas Covid-19 DKI, di wilayah tersebut tidak ada RW yang masuk kategori zona rawan atau zona merah.
Jumlah RW yang masuk kategori zona merah di DKI adalah Jakarta Timur (10), Jakarta Selatan (10), Jakarta Pusat (8), Jakarta Barat (1). Tidak ada RW kategori zona merah di wilayah Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Berikut ini data 29 RW yang masuk kategori zona rawan atau zona merah:
- KEL. BANGKA, RW 002
- KEL. BARU, RW 009
- KEL. BENDUNGAN HILIR, RW 004
- KEL. BENDUNGAN HILIR, RW 007
- KEL. CEMPAKA BARU, RW 008
- KEL. CEMPAKA PUTIH TIMUR, RW 004
- KEL. CILANDAK BARAT, RW 006
- KEL. CIPAYUNG, RW 004
- KEL. CIPAYUNG, RW 006
- KEL. CIRACAS, RW 003
- KEL. GELORA, RW 002
- KEL. GUNUNG SAHARI UTARA, RW 005
- KEL. GUNUNG SAHARI UTARA, RW 007
- KEL. HALIM PERDANA KUSUMAH, RW 003
- KEL. JATINEGARA KAUM, RW 003
- KEL. KEBON MANGGIS, RW 003
- KEL. KEMANGGISAN, RW 003
- KEL. KRAMAT JATI, RW 009
- KEL. LUBANG BUAYA, RW 006
- KEL. MALAKA SARI, RW 004
- KEL. PEJATEN TIMUR, RW 007
- KEL. PETOJO SELATAN, RW 006
- KEL. RAWA JATI, RW 001
- KEL. SRENGSENG SAWAH, RW 009
- KEL. SRENGSENG SAWAH, RW 005
- KEL. SRENGSENG SAWAH, RW 006
- KEL. SRENGSENG SAWAH, RW 008
- KEL. SRENGSENG SAWAH, RW 007
- KEL. SRENGSENG SAWAH, RW 001
AYO BACA : JADWAL VAKSINASI COVID-19: Begini Cara Registrasi dan Verifikasi Pemberian Vaksin Sinovac