GAMBIR, AYOJAKARTA.COM - Sejumlah anggota Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta terpapar Covid-19. Kemarin, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzy Marsitawati terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan swab.
Meski adanya potensi penularan Covid-19, Pemprov DKI tetap mengadakan rapat secara tatap muka. Biasanya, rapat tatap muka dilakukan untuk membahas isu penting.
AYO BACA : Daftar 27 RW Zona Merah di DKI Jakarta yang Berisiko Tinggi Tularkan Corona
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta, Chaidir menjelaskan, agenda tatap muka selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setiap peserta rapat, katanya, wajib menggunakan masker, jaga jarak aman minimal 1 meter, dan disiapkan hand sanitizer.
Selain itu, para pejabat telah melakukan test Covid-19 secara mandiri, sehingga yang hadir rapat dipastikan dalam kondisi sehat. Menurutnya, penerapan protokol kesehatan yang ketat akan terus diberlakukan di lingkungan pegawai Pemprov DKI Jakarta.
AYO BACA : Stok Menurun, Wagub DKI Riza Patria Ajak Warga Donorkan Darah
"Peserta rapat harus duduk berjarak, harus memakai masker, sehingga harapannya bisa mencegah penularan virus. Untuk pegawai yang terkonfirmasi Covid-19, dapat melapor pada BKD dan melakukan isolasi mandiri," kata Chaidir, Selasa (25/8/2020).
Chaidir juga mengonfirmasi bahwa Suzy tidak terpapar Covid-19 saat rapat pimpinan pada 19 Agustus lalu. Dalam rapat itu, ujarnya, seluruh peserta yang hadir telah menjalani pemeriksaan Covid-19 dan dalam keadaan yang sehat.
"Perlu saya tegaskan bahwa pada saat rapim tanggal 19 Agustus lalu, peserta rapim telah mengikuti prosedur tes Covid-19 terlebih dahulu, dan dinyatakan sehat. Penularan tidak terjadi di ruangan rapim karena kami sudah menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat," jelasnya.
AYO BACA : BKD DKI Pastikan Kadis Pertamanan Tidak Terpapar Covid-19 Saat Rapim SKPD