SENAYAN, AOYJAKARTA.COM - Kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Pemimpin redaksi Metro TV, Arief Suditomo pun mendatangi kantor Polda Metro Jaya, Jumat (24/7/2020). Ia pun menanyakan perkembangan kasus tersebut.
"Ada beberapa substansi yang kita bicarakan, tapi kita tidak bisa diskus di sini, hal-hal yang pada akhirnya temen-temen akan ketahui. Saya pikir enggak akan jauh beda nanti substansinya," kata Arief.
Berkenaan dengan itu, Arief hanya menyampaikan harapannya agar misteri kematian Yodi dapat segera terungkap. Dia pun memastikan bahwa penyidik akan segera menyampaikan hasil penyelidikannya.
"Mudah mudahan kita bisa dapat jawaban. Ini menjadi teka-teki besar buat kami juga di kantor," ujar Arief.
"Tinggal tunggu waktunya, dan saya jamin tidak akan lama. Mereka juga tahu kita sama-sama menanti," Arief menambahkan.
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat berjanji akan mengumumkan hasil penyidikan kasus kematian Yodi dalam waktu dekat ini. Menurut dia hasil penyelidikan tersebut akan disampaikan dalam waktu satu hingga dua hari kedepan.
AYO BACA : Saksi Sebut Ada Dua Pria di TKP Yodi Prabowo
"Nanti dalam waktu dekat, satu/ dua hari ini saya akan umumkan hasil penyelidikan dari semua sisi. Supaya tidak mengulang fakta yang kita dapatkan," kata Tubagus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/7/2020) kemarin.
Dalam penyelidikan kasus ini, tim laboratorium forensik Polda Metro Jaya telah memeriksa sidik jari dan DNA pada sebilah pisau yang ditemukan di sekitar jasad Yodi. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pada sebilah pisau tersebut hanya ditemukan sidik jari dan DNA korban.
"Sementara ini sidik jari ada ditemukan adalah ada sidik jari korban dan juga DNA si korban sendiri," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.
Selain itu, berdasar hasil pemeriksaan kedokteran forensik tidak ada luka memar pada tubuh Yodi akibat benda tumpul. Melainkan, hanya ditemukan luka tusuk akibat benda tajam.
Namun, Yusri enggan berspekulasi terkait dugaan atau kemungkinan Yodi tewas akibat bunuh diri. Sebab, hingga saat ini penyidik masih terus berupaya mengumpulkan barang bukti dan petunjuk di lapangan.
"Belum bisa disimpulkan ke sana (diduga bunuh diri)," pungkasnya Yusri.
AYO BACA : Polisi Kembali akan Panggil Kekasih Yodi Prabowo untuk Keterangan Tambahan