JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Walikota Tegal Dedy Yon mengumumkan pemberlakukan lokal lockdown di wilayahnya dari 30 Maret hingga 31 Juli 2020. Pedagang warteg di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi terancam tidak bisa mudik tahun ini.
Ketua Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara), Mukroni mengatakan, 10 ribu anggotanya diperkirakan urung mudik. Itu dilakukan agar tidak merepotkan pihak Pemkot Tegal, lantaran di Tegal sedang dilakukan pencegahan penularan Covid-19.
AYO BACA : Dibubarkan Satpol PP, PKL Tanah Abang Bingung Cari Penghasilan
Jelang lebaran, kata Mukroni, biasanya pada tahun-tahun sebelumnya melakukan mudik bareng bekerja sama dengan Pemkot Tegal menggunakan bus.
"Kelihatannya enggak jadi, batal, pihak Pemda kota Tegal kalau enggak salah sudah memberlakukan lockdown, dan susah pulang kampung karena tidak bisa pulang rumah karena di Tegal dan Brebes harus dikarantina dulu selama 14 hari, merepotkan pemda juga" kata Mukroni, Jumat (27/3/2020).
AYO BACA : Pandemi COVID-19 dan Dunia Pasca-AS
Padahal menurut Mukroni, Korwantara sebelum virus corona merebak sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Jawa Tengah untuk pengadaan bus mudik bagi pedangan warteg di Jabodetabek.
"Kami kerja sama dengan Pemprov Jawa Tengah, Pemkot Tegal, kabupaten, kemarin sudah ada persiapan, sudah rapat-rapat, sudah menyediakan bus, misalnya kota tegal 10 bus dari pemda Jawa Tengah," ucapnya.
Meski sedih batal mudik, Mukroni berharap seluruh pedagang warteg tidak memaksakan diri mudik ke daerah demi menjaga kesehatan dirinya dan keluarga di kampung halaman.
"Korwantara mengimbau untuk teman-teman warteg itu tidak perlu pulang dulu, lebaran di Jakarta saja, maaf-maafan lewat telepon saja nanti dengan orang rumah," tegasnya.
Tegal menjadi kota pertama di Indonesia yang menerapkan kebijakan tersebut sejak pandemi Covid-19 kian masif mengancam warga Indonesia. Kebijakan itu diambil setelah Dinas Kesehatan melaporkan ada satu orang di Tegal yang dinyatakan positif virus corona.
AYO BACA : De Gea Sumbang 300 Ribu Euro untuk Tim Medis Spanyol