JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, mengaku tidak berambisi untuk menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Tetapi, Ketua DPP Partai Gerindra itu mengaku tidak bisa menolak ketika partainya bersama PKS, yang mengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub 2017, meminta menjadi salah satu kandidat Wagub pengganti Sandiaga.
AYO BACA : Dua Nama Cawagub Sudah Diterima Anies, Bola Segera Dioper ke DPRD
"Saya tidak ada ambisi ke Wagub karena kami menjaga komitmen Pak Prabowo (Ketum Gerindra) untuk menyerahkan kursi Wagub ke PKS. Tapi Wagub sebelumnya dari Gerindra, Bang Sandi. Lalu ada surat dari PKS agar Cawagub bisa segera diusulkan kembali satu dari PKS dan non PKS. Lalu dari Gerindra dimunculkan empat nama, salah satunya saya. Saya tidak bisa nolak. Itu salah satu kelemahan saya," terang Riza dengan lengkap, Jumat (31/1/2020).
Proses pencalonan Wagub DKI Jakarta sempat terhenti cukup lama sejak Sandiaga mengundurkan diri pada Agustus 2018. Sebelumnya, pencalonan dua kandidat dari PKS, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, mandek sampai DPRD 2014-2019 demisioner.
Singkat cerita, PKS dan Gerindra menetapkan masing-masing satu nama kadernya untuk dicalonkan. Mereka adalah Nurmansyah Lubis (mantan Ketua Fraksi PKS di DPRD DKI) dan Ahmad Riza Patria (Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra).
AYO BACA : Taufik Gerindra: Tak Ada Fit and Proper Test di Tatib Pemilihan Cawagub DKI