SENEN, AYOJAKARTA.COM -- Pria berinisial AJ (31) yang ditemukan tidak bernyawa di Underpass Senen ternyata memiliki depresi mental sejak 2016.
Hal tersebut diketahui setelah polisi memeriksa dua saksi yang merupakan pihak keluarga yaitu kakak kandung dan sepupu AJ.
''Saudara-saudara korban menyatakan bahwa sejak 2016 AJ menderita gangguan jiwa atau depresi mental dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa,'' jelas Kepala Polsek Senen Kompol Ewo Samono, Jumat (6/12/2019).
Berdasarkan keterangan keluarga AJ itu diketahui korban sudah tidak melakukan pemeriksaan ataupun minum obat yang diberikan dokternya.
AYO BACA : Jasad Pria Muda Ditemukan di Underpass Senen
''Seharusnya tiap bulan AJ kontrol (ke dokter). Tapi beberapa bulan sudah tidak pernah kontrol ataupun mengonsumsi obat penenang,'' kata Ewo.
Dari keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian diketahui bahwa tidak ditemukan bukti ada orang lain yang mencelakakan AJ sehingga terjatuh dari atas Underpass Senen.
''Dugaan bahwa korban bunuh diri,'' ujar Ewo.
Jasad AJ ditemukan tidak bernyawa setelah jatuh ke Underpass Senen dengan luka berat di bagian kepala.
Sebelumnya, Polsek Senen mendapatkan laporan masyarakat terkait jasad pria di Underpass Senen.