AYOJAKARTA.COM - Polusi udara masih menjadi masalah serius di Jakarta. Sebagai upaya menguranginya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menerapkan strategi baru dengan menyemprotkan 4.000 liter water mist di kawasan strategis Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Langkah ini juga menjadi bagian dari pra-kegiatan Jakarta Eco Future Fest (JEFF) 2025.
Apa Itu Water Mist Generator?
Water mist generator adalah alat yang menghasilkan kabut air berukuran sangat halus, umumnya 50–200 mikron.
Awalnya, teknologi ini dikembangkan sejak 1940 untuk melindungi bangunan dari kebakaran. Kini, fungsinya semakin luas, termasuk untuk mengurangi polusi udara.
Berbeda dengan fire sprinkler, sistem water mist menggunakan tekanan tinggi 100–1000 psi sehingga air yang dikeluarkan lebih sedikit tetapi tetap efektif.
Butiran air halus yang tersebar melalui nozzle akan menyerupai hujan buatan mini dan menangkap partikel polutan di udara.
Efektivitas Water Mist untuk Lingkungan
Menurut DLH DKI Jakarta, pemasangan water mist generator terbukti efektif menekan polusi. Uji coba sudah dilakukan di Gedung Balai Kota Blok G dan Blok H serta akan diperluas ke sejumlah gedung kementerian BUMN.
Baca Juga: Pembahasan Raperda KTR di Jakarta Dipercepat, Klub Malam Fix Masuk Kawasan Tanpa Rokok?
Alat ini bekerja hemat air, hanya membutuhkan setengah kubik per jam, sehingga lebih ramah lingkungan. Selain mengurangi polusi, manfaat lain yang dihasilkan antara lain:
- Menurunkan suhu udara sehingga membantu mengurangi efek panas perkotaan.
- Tidak merusak ozon karena hanya menggunakan air sebagai media alami.
- Meningkatkan kelembapan di dalam dan luar ruangan, bermanfaat terutama saat musim kemarau.
Rencana Pemprov DKI ke Depan
DLH Jakarta menargetkan pemasangan water mist di gedung-gedung tinggi, dengan ketinggian ideal 50–200 meter agar sebaran kabut lebih maksimal.
Baca Juga: MRT Jakarta Sediakan Fasilitas Unggulan di Blok M Hub untuk Mendukung UMKM
Tak hanya itu, Pemprov juga mengombinasikan dengan Water Canon dan Gun Sprayer untuk penyemprotan di jalan raya.
Program ini melibatkan kerja sama lintas instansi, termasuk Kemenko Marves, BRIN, KLHK, Dishub, Satpol PP, hingga Polda Metro Jaya.
Ke depan, pemerintah berencana memperbanyak kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai strategi jangka panjang menekan pencemaran udara.
Water mist generator menjadi solusi inovatif yang dipilih Jakarta untuk melawan polusi. Dengan teknologi sederhana, hemat air, namun efektif menangkap polutan, alat ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas udara ibu kota.
Jika diterapkan secara masif, Jakarta berpeluang memiliki udara yang lebih bersih dan sehat di masa depan.***