AYOJAKARTA.COM - Jakarta diguncang duka setelah terjadi kebakaran hebat di kawasan Kelurahan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, 9 Desember 2025.
Peristiwa nahas ini terjadi Gedung Terra Drone dan mengakibatkan kerugian materiil serta korban jiwa yang signifikan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah merilis kronologi resmi terkait musibah ini.
BPBD DKI Jakarta memberikan informasi terkini mengenai peristiwa tragis ini melalui media sosial Instagram mereka. Mereka mengonfirmasi waktu kejadian dan data korban yang terdampak.
"Selasa (9/12) Update info peristiwa kebakaran di Kelurahan Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pukul 19:10 WIB. Kebakaran terjadi pada hari Selasa (9/12) pukul 12.43 WIB dan selesai penanganan pukul 17.30 WIB," demikian pernyataan dari BPBD DKI Jakarta.
"Objek terdampak adalah Gedung Terra Drone, dengan jumlah total sebanyak 76 korban dengan rincian 54 korban berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat dan 22 korban meninggal dunia (15 perempuan dan 7 laki-laki). Korban meninggal dunia telah dibawa Ke RS POLRI Kramat Jati," sambungnya lagi.
Dugaan sementara penyebab terjadi kebakaran adalah malfungsi baterai drone dan telah ditangani oleh 29 Unit Disgulkarmat, P2B BPBD PMI, AGD Dinkes, Dishub, Satpol PP, PLN, Personil PSKB/Tagana Dinsos, Personil Polsek dan Personil Koramil. Estimasi kerugian mencapai Rp. 2.000.000.000.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) mengonfirmasi bahwa api utama berkobar di lantai dasar. Meskipun api tidak menyebar ke lantai atas, asap tebal yang dihasilkan menjadi pemicu utama korban jiwa.
Baca Juga: Total 22 Korban Meninggal Dunia, Pramono Anung: Segala Biaya Korban Ditanggung Pemprov DKI Jakarta
Korban paling banyak ditemukan di lantai 3 dan 4 gedung. Juru bicara Damkar menyebutkan bahwa korban meninggal akibat sesak napas karena terjebak oleh asap tebal, bukan karena terbakar langsung.
Hal ini menunjukkan bahaya asap kebakaran yang seringkali lebih mematikan. Saat ini, proses identifikasi lanjutan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Tragedi ini menjadi pengingat serius tentang pentingnya sistem evakuasi dan ventilasi yang memadai di dalam gedung bertingkat.***