Jakarta Selatan

Enam Bulan, Kerugian Akibat Kebakaran di Jaksel Capai Rp20,8 Miliar

Oleh: Admin Rabu 19 Agu 2020, 08:34 WIB
ilustrasi kebakaran/ shutterstock

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menaksir kerugian materiil sebesar Rp20,8 miliar dari total 237 kasus kebakaran di Jakarta Selatan dalam jangka waktu Januari hingga Juli 2020.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Helbert Plider Lumban Gaol mengatakan, sebanyak 194 kepala keluarga (KK) dengan total 810 jiwa kehilangan tempat tinggal.

“Untuk korban warga meninggal tiga orang dan luka-luka sembilan orang,” kata Helbert seperti dikutip beritajakarta.id, Selasa (18/08/20).

Helbert merinci total 237 kasus kebakaran tersebut di antaranya paling banyak terjadi pada Januari tercatat 43 kasus, Februari 32 kasus, Maret 37 kasus, April terdapat 28 kasus, Mei mencapai 34 kasus, Juni 26 kasus, dan Juli sebanyak 37 kasus.

AYO BACA : Setelah 8 Jam Berjibaku, Pemadam Kebakaran Berhasil Jinakan Api di Tambora

“Penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik sebanyak 153 kasus,” ujarnya.

Baru-baru ini, si jago merah melalap bangunan minimarket Alfamidi di Jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (16/08/2020).  Api membakar lantai 2 dengan luas sekitar 50 meter persegi.

Saat itu, Komandan Pleton Grup C Pasar Minggu Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Ruwanto mengatakan api diduga berasal dari genset yang mengalami masalah.

“Mesin genset yang terbakar sehingga menjalar ke ruang istirahat karyawan,” kata Ruwanto.

Dikerahkan 16 personel untuk memadamkan api, sekitar pukul 16.20 WIB kebakaran berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

AYO BACA : 300 Jiwa Terdampak Kebakaran Pademangan Barat Berharap Bantuan Pemerintah

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati