Jakarta Selatan

Pembunuh Masih Misterius, Polisi Periksa CCTV Kantor Editor Metro TV

Oleh: Admin Sabtu 18 Jul 2020, 10:32 WIB
ilustrasi kejadian kriminal/ ist

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Pembunuh editor Metro TV, Yodi Prabowo belum juga ditemukan. Polisi hingga kini sudah memeriksa 29 saksi, serta CCT di sekitar lokasi penemuan jenazah Yodi. Namun, CCTV yang berada di dekat lokasi kejadian diklaim terhapus.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwan Susanto mengatakan, kini pihaknya juga memeriksa CCTV di kantor korban. 

AYO BACA : Polisi Selidiki Rekaman CCTV di Sekitar TKP Ditemukannya Jasad Yodi Prabowo

"CCTV ada banyak. Setiap jalan kami ambil, kami proses. (CCTV di kantor korban) Kami mintakan juga," kata Irwan, Sabtu (18/7/2020).

Selain itu, sambung Irwan, pihaknya juga sedang menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap rekaman CCTV yang dikumpulkan di sekitar lokasi kejadian. Sebab, kualitas gambar rekaman CCTV tersebut agak buram.

AYO BACA : Ungkap Kasus Pembunuhan Editor Metro TV, Polda Tambah Personel Tim Buser

"Gambaran CCTV itu tidak jelas. Karena tidak jelasnya, kami minta bantu laboratorium dengan alat khusus, sehingga mempermudah kita melihat," ujar dia.

Di sisi lain, jelas Irwan, kepolisian kesulitan mendapatkan rekaman CCTV yang berada di dekat tempat penemuan jasad Yodi. Dia menuturkan, hal itu terjadi lantaran video yang terekam pada saat kejadian telah telah tertimpa dengan video lainnya dan terhapus.

"(CCTV) di TKP, informasi terakhir itu sudah terhapus karena sudah tertimpa. Yang sangat dekat dengan TKP itu sudah terhapus, tapi kita berupaya mencari agar terang perkara ini," ungkap Irwan.

Hingga kini, polisi sudah meminta keterangan dari 29 orang saksi untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi pun masih memeriksa sejumlah barang bukti yang diamankan dari tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk menyelidiki ponsel milik Yodi dan sebilah pisau yang ditemukan di lokasi kejadian.

AYO BACA : Temuan Baru Kasus Pembunuhan Editor Metro TV

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati