Jakarta Selatan

Pesepeda Dilarang Melintas Warga di Tebet Berujung Tawuran

Oleh: Admin Rabu 01 Jul 2020, 16:20 WIB
Bidik layar kasus pengeroyokan dan pembacokan pemuda di kawasan Kampung Melayu Besar, Kebon Baru, Jakarta Selatan. (istimewa).

KEBON BARU, AYOJAKARTA.COM - Rombongan pesepeda dilarang melintas oleh warga sekitar di Jalan Masjid, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu (27/6/2020). Namun, pesepeda menerobos, dan membuat warga kesal. Merasa saling paling benar, tawuran pun pecah hingga menyebabkan korban MR (20) terkena luka bacok di lengan kirinya.

Awal mula kasus ini dari beberapa pemuda pulang bersepeda dari Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Sabtu (27/6/2020) sekira pukul 22.00 WIB. Beberapa pemuda warga RT 06, RW 02 Kebon Baru, dilarang oleh sekelompok warga melintas di Jalan Masjid RW 01. Psalnya warga tengah menurunkan bantuan sosial (bansos) Covid-19.

F (14), salah satu dari beberapa pemuda yang bersepeda tersebut malah menerima pukulan dari salah seorang warga di RW 01.

"Jadi kemarin habis pulang naik sepeda tuh kan gak boleh masuk tuh kayak dicegat. Penjaganya kayak ngomong kasar. Udah tuh kan teman-teman udah lewat duluan. Nah saya di belakang tiba-tiba dipukul kencang pakai topi," kata F (14) saat berbincang dengan Suara.com, Rabu (1/7/2020).

AYO BACA : Dihipnotis, Sepeda dan HP Empat Remaja Putri Raib

Merasa menjadi korban kekerasan, remaja itu kemudian memberitahukan kepada rekan-rekannya termasuk salah satunya korban MR. F mengaku tak mengenal siapa oknum warga yang memukulinya tersebut.

"Saya bilang, terus anak-anak pada nyamperin lagi ke luar ke sana, ngomong baik-baik tapi malah kayak kesel. Bilang gini 'lu jangan sok jagoan di sini'. Langsung nonjok dah tuh," tuturnya.

"Pertama main pukul-pukul, terus lihat pada pulang akhirnya lempar-lemparan batu," sambungnya.

F mengatakan, tawuran pun pecah antara warga RW 01 dan RW.02 pada Sabtu malam yang mengakibatkan MR terkena sabetan celurit oleh pelaku

AYO BACA : Aksi Kapten Persija Taklukkan Jalur Offroad saat Bersepeda

Tak hanya terjadi pada Sabtu (27/6/2020), tawuran tersebut terus berlanjut hingga Minggu (28/6/2020) malam.

Terpisah, Ketua RW 02, Ichwan Rosidi mengatakan, pihaknya mencoba menyelesaikan masalah ini bersama pihak RW 01 dan perwakilan Kelurahan Kebon Baru. Namun, menurutnya, mediasi yang dilakukan belum menyentuh masalah korban yang harus menanggung biaya perobatan akibat dibacok salah satu pelaku tawuran

"Mediasi kita hasilnya gitu cuma damai dipermukaan aja. Cuma belum nyentuh ke bawah. Kita khawatirin ini kan kasusnya melebar," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolsek Tebet Kompol Imran Gultom mengaku sudah menerima laporan kasus pembacokan tersebut.

Dia pun memastikan akan menyelidki untuk menangkap pelakunya.

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mengumpulkan saksi-saksi dan barang bukti termasuk CCTV yang merekam peristiwa tersebut.

"Pasti kita akan proses segera. Saat ini kita sedang mengumpulkan saksi-saksi dan barang bukti," ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2020).

AYO BACA : Mana yang Lebih Baik, Gowes atau Lari?

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati