JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Hari ini, DKI Jakarta memperbaiki rekor kualitas udara terburuknya. Pada pukul 07.24 WIB (Jumat, 13/9/2019), dari pantauan AirVisual.com, Jakarta bertengger pada urutan enam kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Nilai kualitas udara Jakarta di angka 146 menurut parameter US Air Quality Index (US AQI), atau dengan parameter konsentrasi polusi PM2.5 sebesar 53.7 mikrogram/meter kubik; dengan kelembapan 73 persen dan kecepatan angin 1,8 Km/jam.
AYO BACA : Perluasan Gage Masuk Hari Ketiga, Udara Jakarta Masih Terburuk di Dunia
Kualitas udara tersebut dianggap tidak sehat untuk kalangan tertentu atau kelompok sensitif.
Kualitas udara terburuk pertama ditempati oleh kota Hanoi di Vietnam dengan nilai 167 berdasarkan AQI. Di bawahnya adalah Kabul, Afghanistan dengan angka 165. Lalu Lahore, Pakistan (161) kemudian Kuala Lumpur, Malaysia (149).
AirVisual merekomendasikan warga yang beraktivitas di Jakarta untuk tidak bersepeda, selalu menggunakan masker, tidak beraktivitas di luar ruangan, dan tidak membuka jendela.