AYOJAKARTA.COM - Jakarta kembali menjadi pusat perhatian publik pada Senin, 8 September 2025. Tiga aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di kawasan strategis Ibu Kota.
Polres Metro Jakarta Pusat memastikan telah menyiapkan strategi pengamanan agar jalannya kegiatan tetap kondusif serta arus lalu lintas tidak terganggu.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, menyebut apel pasukan dilakukan pukul 09.00 WIB sebelum massa mulai berkumpul.
Baca Juga: Review Axioo Pongo Monster X 2025, Laptop Gaming Lokal Paling Kencang, Apa Saja Keunggulannya?
Ia menegaskan aparat keamanan akan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog selama pengawalan aksi.
1. Gedung DPR/MPR RI, Senayan
Demo pertama digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Indraprasta PGRI.
Massa menuntut peningkatan akses pendidikan dan kebijakan publik yang berpihak pada generasi muda. Polisi menyiagakan personel di sekitar Gedung DPR/MPR RI, dengan potensi kemacetan di Jalan Gatot Subroto dan akses menuju kompleks parlemen.
2. Gambir, Medan Merdeka Barat
Aksi kedua dilakukan oleh Aliansi Rakyat Papua untuk Kebenaran dan Keadilan Tabi Saireri Nusantara. Titik kumpul massa berada di sekitar Pospol Medan Merdeka Barat.
Isu yang diangkat berkaitan dengan keadilan, penghormatan hak masyarakat adat, serta penghentian kekerasan di Papua. Personel kepolisian ditempatkan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar di jalur utama tersebut.
3. Komnas HAM, Menteng
Unjuk rasa terakhir digelar oleh Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (Kasum) bersama KontraS. Momen ini bertepatan dengan 21 tahun wafatnya Munir Said Thalib, aktivis HAM yang meninggal pada 2004.
Massa menuntut negara mengusut tuntas kasus tersebut dan menghentikan praktik impunitas pelanggaran HAM.
Lokasi aksi berada di depan kantor Komnas HAM, Menteng, sehingga pengguna jalan diimbau mewaspadai kepadatan di area sekitar.
Polres Metro Jakarta Pusat menekankan seluruh pengamanan dilakukan dengan tetap menjaga hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Pengguna jalan disarankan mengatur perjalanan, menghindari kawasan Senayan, Gambir, dan Menteng, serta mengikuti informasi terbaru dari pihak kepolisian maupun Dinas Perhubungan.
Dengan adanya tiga aksi besar yang berlangsung hampir bersamaan, Jakarta diprediksi akan mengalami peningkatan arus massa di pusat kota.
Meski demikian, aparat dan pemerintah daerah berkomitmen menjaga agar dinamika demokrasi berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas warga.***