Jakarta Selatan

Jakarta Selatan Masih Harus Wasapada Hujan Petir Hari Ini, Bagaimana dengan Wilayah Jakarta Pusat?

Oleh: Katarina Erlita Jumat 31 Okt 2025, 07:34 WIB
Ilustrasi Hujan Petir Jakarta Selatan. (Sumber: Pixabay/WKIDESIGN)

AYOJAKARTA.COM - Jakarta kembali diguyur hujan dengan potensi petir hari ini, Jumat, 31 Oktober 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan hingga hujan sedang di sebagian besar wilayah Ibu Kota.

Dilansir dari Website Berita Resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, suhu udara diperkirakan berada di rentang 24–30 derajat Celsius, dengan kelembapan 72–97 persen.

Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta hingga Kepulauan Seribu diprediksi berawan. Memasuki siang, cuaca mulai bervariasi: Jakarta Selatan berpotensi hujan petir, Jakarta Timur hujan sedang, sementara Jakarta Pusat, Barat, dan Utara berpotensi hujan ringan.

Pada sore hari, hujan ringan masih bisa turun di Jakarta Selatan dan Timur, sedangkan wilayah lainnya kembali berawan. Malam harinya, cuaca seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan.

BMKG mengimbau warga, terutama di Jakarta Selatan yang sudah beberapa hari mendapat peringatan hujan petir, untuk meningkatkan kewaspadaan, baik saat beraktivitas di luar maupun di dalam rumah.

Musim hujan yang mulai aktif tidak hanya membawa udara lebih sejuk, tetapi juga risiko petir, angin kencang, dan badai lokal. Menariknya, banyak orang merasa aman saat sudah berada di dalam rumah. Padahal, sambaran petir bisa menjalar melalui jaringan listrik dan pipa air.

Menurut para ahli meteorologi, aktivitas sehari-hari dapat menjadi berbahaya jika dilakukan saat badai petir. Berikut daftar aktivitas yang harus dihindari saat petir menyambar.

1. Mandi atau menggunakan air

Arus listrik bisa merambat lewat air dan pipa logam, sehingga mandi atau mencuci saat petir sangat tidak dianjurkan.

2. Mencuci piring atau menggunakan keran air

Air adalah penghantar listrik. Sebaiknya hindari semua aktivitas dengan aliran air mengalir.

3. Berdiri dekat jendela atau pintu

Area yang terhubung dengan bagian luar dapat menjadi jalur konduksi petir. Jauhkan diri dari jendela, pintu, dan dinding beton.

4. Memegang peralatan elektronik yang tersambung listrik

Cabut colokan TV, komputer, atau perangkat listrik lainnya agar aman dari lonjakan arus.

Baca Juga: Gubernur Pramono Minta Transjakarta Perbaiki Layanan Sistem Pembayaran, Banyak Keluhan Mesin Tap-in dan Tap-out Sering Rusak

5. Menggunakan telepon kabel

Telepon kabel dapat menghantarkan arus jika sambaran terjadi di jaringan listrik. Gunakan ponsel nirkabel bila perlu komunikasi. Menurut data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, sekitar sepertiga kasus cedera akibat petir terjadi di dalam rumah.

Karena itu, pastikan rumah dilengkapi penangkal petir dan selalu prioritaskan keselamatan saat hujan badai datang. Musim hujan telah tiba, dan kewaspadaan adalah kunci. Pastikan Anda selalu memantau informasi cuaca resmi BMKG, menghindari aktivitas berisiko, dan melindungi diri serta keluarga dari bahaya petir. Safety first!***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita