AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama PAM Jaya tengah mengeksekusi pembangunan jaringan perpipaan air minum di Kecamatan Pesanggrahan.
Proyek strategis ini dimulai sejak 15 Januari 2026 dan diperkirakan berlangsung hingga akhir Juni 2026, sehingga sejumlah ruas jalan di kawasan tersebut diberlakukan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran mobilitas warga.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas layanan air bersih di wilayah Jakarta Selatan, yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu fokus kebijakan penyediaan infrastruktur dasar oleh Pemprov DKI Jakarta.
Camat Pesanggrahan, Angga Saputra, menuturkan pihaknya telah meninjau langsung area pekerjaan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan baik dan meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
Ia menyebut proyek berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan signifikan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Adapun sejumlah ruas yang terdampak rekayasa lalin mencakup:
- Jalan Bintaro Puspita
- Jalan Bintaro Permai
- Jalan Kodam Bintaro
- Jalan Pesanggrahan Indah
- Jalan Garuda
Rekayasa lalu lintas dilakukan secara dinamis dengan pengaturan intensif oleh petugas lapangan, termasuk penerapan sif pagi dan sore.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Oktavianus Pasaribu, menjelaskan sedikitnya empat personel dikerahkan setiap hari untuk mengurai potensi kemacetan.
"Saya meminta masyarakat dapat memaklumi adanya pengerjaan proyek ini. Personel di lapangan juga diharapkan dapat bahu-membahu untuk meminimalisir terjadinya kemacetan," ujar Bernad Oktavianus Pasaribu dilansir dari Website Berita Resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Selain petugas Dishub, unsur lainnya turut dilibatkan untuk memastikan koordinasi lapangan berjalan efektif.
Bernad mengimbau pengguna jalan untuk mengikuti arahan petugas serta mempertimbangkan jalur alternatif bila terjadi kepadatan.
Menurutnya, kesiapsiagaan tersebut penting agar aktivitas masyarakat tetap terjaga selama masa pengerjaan.
Meski berdampak sementara pada mobilitas, pemerintah setempat meminta warga bersabar lantaran proyek perpipaan PAM Jaya menyasar kebutuhan vital, yaitu peningkatan ketersediaan dan kualitas air bersih.
Infrastruktur pipa baru diharapkan meningkatkan kapasitas distribusi sekaligus mendukung upaya percepatan layanan air minum perpipaan di ibu kota.
Angga menegaskan transformasi layanan air bersih menjadi investasi jangka panjang bagi warga Jakarta.
Dengan penyelesaian proyek pada pertengahan 2026, kawasan Pesanggrahan dan sekitarnya diperkirakan akan menikmati peningkatan akses air bersih yang lebih layak, stabil, dan terjangkau.***