Jakarta Timur

Lahan Makam Jenazah Corona TPU Pondok Ranggon Menipis, Pemprov Buka Lahan 13.500 Meter Persegi

Oleh: Admin Sabtu 12 Sep 2020, 09:56 WIB
Seorang petugas melintas di dekat makam Covid-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan adanya peningkatan kasus kematian pasien positif Covid-19 di Indonesia dalam sepekan terakhir sebesar 24,4%. Republika/Putra M. Akbar - (Republika/Putra M. Akbar)

PONDOK RANGGON, AYOJAKARTA.COM - Kabar menipisnya ketersediaan jumlah galian makam khusus jenazah pasien corona di TPU Pondok Ranggon menipis dibenarkan Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho.

Menipisnya lahan makam tersebut membuat pihaknya melakukan pematangan lahan seluas 13.500 meter persegi. Pembukaan lahan pemakaman baru itu dikhususnya untuk jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur atas permintaan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. 

"Luasnya 13.500 meter persegi. Permintaan Dinas Pertamanan karena lahan untuk penguburan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon sudah mulai terbatas. Jadi kami buka lahan lagi selama luas areanya mencukupi," ujar Hari, Jumat (11/9/2020).

Hari mengatakan, pengerjaan pematangan lahan mengerahkan alat berat seperti ekskavator, payloader, dan dump truck. Alat berat tersebut melakukan proses cut and fill yaitu menjadikan permukaan tanah menjadi lebih rata sehingga memudahkan proses penggalian untuk penguburan jenazah.

"Kondisinya di sana masih ada kayak bukit-bukit atau gundukan, jadi kita cut and fill. Kami buat datar nantinya supaya bisa memudahkan penguburan jenazah," kata Hari.

AYO BACA : Tertinggi, Sehari TPU Pondok Ranggon Makamkan 40 Jenazah Covid-19

Hari menambahkan, proses pematangan lahan sudah berlangsung enam hari lalu dan ditargetkan selesai pekan ini. "Minggu ini selesai nanti sudah selesai sudah langsung bisa digunakan. Kami pindah lagi ke Tegal Alur atau TPU yang lain sesuai permintaan," papar Hari.

Sebelumnya lahan pemakaman khusus Covid-19 di TPU Pondok Ranggon diperkirakan akan segera penuh dalam sebulan kedepan. Hal ini bisa terjadi apabila dalam sehari lebih dari 30an jenazah Covid-19 dimakamkan di lahan TPU ini.

Petugas pemakaman TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Imang Maulana mengakui lahan pemakaman TPU Pondok Ranggon memang kian terbatas. Hal ini dikarenakan jenazah yang meninggal akibat Covid-19 yang akan dimakamkan kian melonjak setiap harinya.

Kapasitas lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19, diakui dia, semakin terbatas. Berbanding terbalik dengan jumlah jenazah Covid yang terus bertambah. Rekor terbaru, kata dia, pada Sabtu (5/9/2020), sehari di TPU Pondok Rangon telah dimakamkan 37 jenazah dalam satu hari.

"Rata-rata bulan sebelumnya hanya 20an jenazah Covid sehari, bulan September ini sudah 30an jenazah setiap hari. Kalau gak ada penambahan lahan, seandainya 30an saja sehari. Dipastikan dalam akhir bulan ini atau Oktober nanti lahan pemakaman khusus Covid di sini sudah habis," kata Imang.

Memang diakui dia, masih ada cadangan lahan di TPU Pondok Ranggon, dekat bantaran kali. Namun lahan itupun ia pastikan luasnya sangat terbatas. Sampai saat ini, terhitung sejak Maret hingga akhir Agustus, petugas TPU Pondok Ranggon telah memakamkan sebanyak 2.623 jenazah Covid-19.

AYO BACA : TPU Pondok Ranggon Khusus Kasus Corona Diprediksi Penuh Oktober

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati