AYOJAKARTA.COM - Proyek pembangunan saluran Jacking & Crossing di koridor Jalan D.I. Panjaitan, Jakarta Timur, resmi berlangsung sejak 10 September 2025 dan akan berjalan hingga 13 Februari 2026.
Rekayasa lalu lintas pun diterapkan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keamanan pengguna jalan.
Lokasi dan Dampak Lalu Lintas
Pekerjaan dilakukan di beberapa titik, mulai dari samping Underpass Cawang hingga Simpang Kalimalang arah Tanjung Priok, termasuk depan UP4 SDA serta titik JP1–JP8 seperti Park Hotel, Patria Park, Yodya Karya, WIKA Tower, Perumnas, hingga Brantas. Selama proyek berlangsung, terdapat beberapa dampak yang perlu diperhatikan masyarakat:
Baca Juga: Persija Jakarta Tumbang dari PSM Makassar, Jordi Amat: Kami Harus Bercermin
- Penyempitan lajur di sepanjang area pekerjaan.
- Pembongkaran sementara separator Transjakarta ±150 meter sehingga bus bergabung ke jalur umum.
- Penutupan putaran balik (U-turn) depan Patria Park dan Gedung Brantas secara situasional.
- Pekerjaan Crossing dilakukan malam hari pukul 22.00–04.00, sementara pagi hari area ditutup plat dan bisa dilintasi kendaraan.
Imbauan KCIC untuk Penumpang Whoosh
Rekayasa lalu lintas ini berdampak pada perjalanan menuju Stasiun KCIC Halim. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengingatkan penumpang untuk memperhatikan waktu perjalanan agar tidak ketinggalan jadwal kereta.
“Kami mendorong penumpang untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat kemacetan di sekitar Jalan D.I. Panjaitan. Pilihan terbaik adalah menggunakan moda alternatif seperti LRT Jabodebek, atau jika memakai kendaraan pribadi bisa memanfaatkan akses tol langsung ke Stasiun Halim,” ujar Eva, dilansir dari laman kcic.co.id.
Tiga Solusi Perjalanan Menuju Stasiun Halim
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, KCIC merekomendasikan tiga opsi utama:
Baca Juga: iPhone Air vs Samsung S25 Edge Mana yang Lebih Worth It?
1. Gunakan LRT Jabodebek Bekasi Line
Rute Dukuh Atas–Jatimulya dengan pemberhentian di Stasiun LRT Halim. Waktu tempuh 29 menit, headway 11 menit saat jam sibuk, dan terhubung langsung ke Stasiun Whoosh Halim via skybridge.
2. Akses Tol Japek GT Halim 3 (KM 1+842)
Gerbang tol langsung menuju area Stasiun KCIC Halim sisi timur, beroperasi pukul 06.00–22.00 WIB dengan tarif Rp5.500.
3. Rencanakan Perjalanan Lebih Awal
Disarankan tiba minimal 30 menit sebelum keberangkatan dan memanfaatkan aplikasi peta digital untuk memantau kondisi lalu lintas.
Eva menegaskan, “Kereta Cepat Whoosh berjalan tepat waktu dan tidak menunggu penumpang. Karena itu, perencanaan perjalanan menjadi hal yang sangat penting.”
Dengan dukungan masyarakat, rekayasa lalu lintas di Jalan D.I. Panjaitan diharapkan berjalan lancar dan proyek infrastruktur ini dapat selesai tepat waktu.***