AYOJAKARTA.COM - Persija Jakarta harus menelan kekalahan perdana di Super League 2025-2026 setelah takluk 0-2 dari PSM Makassar pada pekan keenam.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (21/9/2025) malam WIB itu menjadi mimpi buruk bagi Macan Kemayoran yang gagal menjaga konsistensi performa.
Dua gol PSM Makassar dicetak oleh Savio Roberto di menit ke-56 dan Abu Kamara di menit ke-79. Hasil ini membuat Persija tertahan di posisi kedua klasemen dengan koleksi 11 poin, sementara PSM semakin percaya diri dengan kemenangan kandang yang meyakinkan.
Baca Juga: iPhone Air vs Samsung S25 Edge Mana yang Lebih Worth It?
Mauricio Souza Akui Game Plan Gagal
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, tak menutup mata terhadap kelemahan timnya. Ia mengakui strategi yang dibawa sejak awal pertandingan tidak berjalan sesuai harapan.
“Hari ini kami mengalami banyak kesulitan dalam menciptakan peluang. Kami menghadapi tim yang jarang melakukan kesalahan, sehingga sulit menembus pertahanan mereka,” ujar Souza dalam konferensi pers usai laga dilansir dari YouTube Persija.
Ia menambahkan bahwa Persija justru memberi ruang bagi PSM untuk menciptakan peluang lewat bola mati dan serangan balik cepat. “Kami main lawan game plan yang salah. Malam ini tidak baik buat kami,” tegas pelatih asal Brasil itu.
Jordi Amat: Harus Bercermin
Bek naturalisasi Persija Jakarta, Jordi Amat, turut menyampaikan kekecewaannya. Menurutnya, tim tampil jauh di bawah performa terbaik.
“Pertama-tama kami tahu bahwa malam ini adalah pertandingan yang sangat sulit sejak awal. Kita harus melakukan kritik diri, karena ini bukan permainan terbaik kita. Persija tidak berada pada level yang tepat, kita harus berbuat lebih banyak,” ucap Jordi.
Pemain yang memiliki darah Indonesia itu juga menyebut laga kontra PSM terasa spesial baginya karena ikatan keluarga di Makassar dan Manado. Meski begitu, hasil akhir tetap mengecewakan.
Baca Juga: BNI Dorong SDGs Goal 15 melalui Rehabilitasi Orangutan dan Hutan
“Bagi saya ini pertandingan yang sangat penting, tapi hari ini kami tidak bisa mendapatkan tiga poin. Kami harus memperbaiki diri dan menerima kekalahan ini untuk menjadi lebih baik sebagai tim,” lanjutnya.
Fokus ke Depan dan Timnas
Jordi menegaskan bahwa Persija harus segera bangkit karena perjalanan musim masih panjang. Ia juga menyinggung persiapan menghadapi laga bersama Timnas Indonesia.
“Kami sudah bicara dengan Rido dua minggu terakhir bahwa kami harus berlatih lebih keras agar siap untuk dua pertandingan timnas. Semoga kami bisa bugar dan membantu tim lolos ke Piala Dunia,” tutupnya.
Kekalahan dari PSM menjadi pelajaran berharga bagi Persija Jakarta. Dengan evaluasi cepat, Macan Kemayoran diharapkan bisa kembali menunjukkan tajinya di laga-laga berikutnya.***

Share this article
Persija kalah 0-2 dari PSM di Super League 2025-2026. Souza akui game plan gagal, Jordi Amat sebut tim harus bercermin dan bangkit, sekaligus fokus persiapan laga timnas menuju Piala Dunia.