Jakarta Timur

Dugaan Kasus Korupsi Mesin Jahit Capai Rp9M Sudin PPKUKM, Walkot Jakarta Timur: Kami Dukung Penegakan Hukum

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 12 Nov 2025, 16:02 WIB
Wali Kota Jawa Timur Munjirin soal kasus dugaan korupsi mesin jahit. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini telah terjadi penggeledahan di Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur yang dilakukan oleh Kejari Jaktim pada Senin, 10 November 2025.

Penggeledahan ini berkenaan dugaan korupsi proyek pengadaan mesin jahit senilai Rp9 miliar pada Tahun Anggaran 2022-2024.

Menanggapi adanya dugaan kasus korupsi tersebut, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menyebutkan dirinya akan mendukung penuh, terlebih untuk penegakan hukum.

Baca Juga: Dugaan Kasus Pengadaan Mesin Jahit Sudin PPKUKM Jaktim, Pramono Anung: Beri Dukungan Tindak Lanjuti

"Kami mendukung penuh upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat kejaksaan," pungkasnya.

Lebih lanjut, Munjirin menegaskan dirinya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan tentunya menerapkan asas praduga tak bersalah.

Ia juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur untuk terus bekerja dengan baik, menjaga integritas dan menjauhi korupsi.

"Saya mengajak ASN untuk bersama-sama mewujudkan good governance and clean government. Untuk itu, ASN dituntut untuk memberikan pelayanan yang baik dan optimal pada masyarakat," tandasnya.

Kasus Dugaan Korupsi Mesin Jahit

Dalam penggeledahan yang dilakukan Kejari, penyidik membawa sejumlah dokumen dan barang bukti dari kantor tersebut.

Beberapa dokumen yang diambil untuk sementara berupa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), komputer, Unit Pemrosesan Pusat (Central Processing Unit/CPU), dan beberapa dokumen lainnya.

Sebagai informasi proyek pengadaan mesin jahit diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah DKI Jakarta.

Untuk wilayah Jakarta Timur sendiri, pengadaan mencakup sekitar 3.000 unit mesin jahit yang dipesan melalui salah satu distributor di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky