AYOJAKARTA.COM - Jejak karier dan profil mantan Ketua KPK Indonesia Antasari Azhar yang meninggal di usia 72 tahun karena Infeksi virus, pada Sabtu, 8 November 2025.
Nama Antasari Azhar kembali menjadi sorotan.
Kisah kasus pembunuhan yang dijerat kepada dirinya di tahun 2009 silam kembali menjadi perbincangan publik.
Antasari Azhar menjadi pelaku dan otak pembunuhan dari Nasruddin Zulkarnaen Direktur PT Putra Rajawali Banjaran.
Baca Juga: Meninggal karena Infeksi Virus, Deretan Kasus Besar yang Ditangani Antasari Azhar
Motif percintaan dan kisah cinta segitiga saat itu dijadikan alasan dakwaan.
Kasus ini pun sangat menyita publik, karena ada dugaan unsur kriminalisasi kepada KPK yang saat itu sangat gencar memberantas korupsi.
Bahkan, Antasari Azhar tak segan-segan menjadikan tersangka besan dari presiden Indonesia saat itu yakni Susilo Bambang Yudhoyono.
Aulia Pohan yang menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, menjadi tersangka atas kasus Bank Indonesia yang berhubungan dengan dana Yayasan Pengembangan perbankan Indonesia (YPPI) dengan nominal Rp100 miliar.
Lantas seperti apakah profil dan jejak karier dari Antasar Azhar?
Baca Juga: Tutup Usia, Pesan Terakhir Mantan Ketua KPK Antasari Azhar
Antasari Azhar diketahui lahir 18 Maret 1953 di Pangkalpinang, Bangka Belitung.
Merupakan anak keempat dari 5 bersaudara.
Di tahun 1981 ia lulus dari Universitas Sriwjaya jurusan hukum.
Ia dikenal senang melakukan kegiatan berorganisasi, bahkan menjadi Ketua Senat Fakultas Hukum dan Ketua Badan Perwakilan mahasiswa saat itu.
Lulus kuliah ia bergabung dengan Badan Pembinaan Hukum Nasional di Depatemen Kehakiman dan berada di karier kejaksaan selama lebih dari 20 tahun lamanya.
Jejak Karier
- Kariernya dimulai di BPHN Departemen Kehakiman (1981–1985)
- Menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (1985–1989)
- Lalu pindah ke Tanjung Pinang (1989–1992).
- Selanjutnya menjadi Kasi Penyidikan Korupsi Kejati Lampung (1992–1994)
- Menjadi Kasi Pidana Khusus Kejari Jakarta Barat (1994–1996).
- Kemudian menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja (1997–1999)
- Selanjutnya menjadi Kasubdit Upaya Hukum Pidana Khusus di Kejaksaan Agung (1999), serta Kasubdit Penyidikan Pidana Khusus Kejagung (1999–2000).
- Pada tahun 2000 menjadi Kepala Bidang Hubungan Media Massa Kejaksaan Agung.
- Puncak kariernya di institusi kejaksaan ketika ia menjabat sebagai Kepala Kejari Jakarta Selatan (2000–2007). Antasari sempap menjadi eksekusi kasus dari Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra bungsu Presiden Soeharto. Namun, Tommy menghilang dan buron saat itu sebelum ditahan selama 18 tahun.
- Pada Desember 2007, Antasari terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi menggantikan Taufiequrachman Ruki.
Beberapa kasus besar yang pernah ditangani Antasari Azhar
- Menangkap Jaksa Urip Tri Gunakan dan Artalyta Suryani kasus penyuapan BLBBI syamsul Nursalim
- Menangkap Al Amin Nur Nasution atas kasus korupsi persetujuan pelepasan Kawasan hutan lindungi Tanjung Partai Air Telang, Samatera Selatan.
- Penanganan kasus aliran Dana Bank Indonesia menjerat Aulia Pohan besan Presiden SBY saat itu.
Terlibat Kasus Hukum
Sayangnya ditahun 2009 kariernya harus terhenti karena terlibat Kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen.
Nasarudin diketahui tewas seusai bermain golf di Padang Golf Modernland Tangerang.
Setelah melalui persidangan panjang, Antasari divonis hukuman 18 tahun penjara lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni hukuman mati.
Walaupun begitu, Antasari tidak pernah mengaku terlibat atas kasus tersebut.
Pada 11 Februari 2010, ia divonis 18 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Setelah tujuh tahun menjalani hukuman, Presiden Joko Widodo memberikan grasi pada Januari 2017 atas dasar kemanusiaan.***

Share this article
Jejak karier dan profil mantan Ketua KPK Indonesia Antasari Azhar yang meninggal di usia 72 tahun karena Infeksi virus, pada Sabtu, 8 November 2025.