AYOJAKARTA.COM - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Minggu, 6 Juli 2025 menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir, termasuk sembilan RT di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Menurut laporan BPBD DKI Jakarta per Rabu, 9 Juli 2025, ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 100 cm.
Banjir disebabkan oleh luapan Kali Angke dan rob, serta memaksa sejumlah warga mengungsi. Di tengah kondisi cuaca ekstrem ini, warga yang tetap harus berkendara tentu perlu ekstra hati-hati.
Jalanan licin, genangan air, hingga jarak pandang terbatas menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, penting menerapkan sejumlah tips berkendara agar terhindar dari risiko kecelakaan saat hujan dan banjir.
Tips Umum Berkendara Saat Hujan dan Banjir
- Kurangi kecepatan untuk menghindari tergelincir di jalan basah.
- Jaga jarak aman agar bisa mengantisipasi pengereman mendadak.
- Fokus berkendara dan hindari menggunakan ponsel.
- Periksa kondisi kendaraan, termasuk ban, rem, wiper, lampu, AC, dan aki.
- Hindari ruas jalan tergenang, seperti Jl. Bojong Indah Raya dan Jl. Pulo Indah Raya di Jakarta Barat.
Tips untuk Pengendara Motor
- Gunakan helm berkaca bening untuk visibilitas maksimal.
- Bawa jas hujan warna cerah agar mudah terlihat pengendara lain.
- Pakai sepatu berbahan karet untuk menghindari licin.
- Hindari genangan dan jalan berlubang tertutup air.
- Jika hujan deras, berteduh di tempat aman, tapi jangan di bawah pohon atau jembatan.
Tips untuk Pengemudi Mobil
- Tetap di lajur kiri, kecuali saat mendahului.
- Hindari kecepatan di bawah 60 km/jam atau di atas 80 km/jam.
- Nyalakan lampu kecil agar mobil lebih terlihat saat hujan.
- Jangan gunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat.
- Patuhi rambu-rambu, terutama jika ada perbaikan jalan atau banjir.
Mengutamakan keselamatan adalah hal paling bijak di tengah cuaca tak menentu seperti sekarang. Dengan menerapkan tips di atas, kamu bisa tetap berkendara dengan aman meski Jakarta dilanda banjir.***