AYOJAKARTA.COM - Banjir rob kembali menjadi perhatian warga Jakarta, khususnya di wilayah pesisir utara.
Sejak 1 Januari 2026, genangan air laut terpantau masih terjadi di sejumlah titik, salah satunya di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, dengan ketinggian mencapai 25–40 sentimeter.
Meski masih bisa dilalui kendaraan, kondisi ini menuntut kewaspadaan lebih dari masyarakat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob hingga 7 Januari 2026.
Peringatan ini merujuk pada prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait fenomena pasang maksimum air laut.
Penyebab Banjir Rob Awal Januari 2026
BMKG menjelaskan, banjir rob kali ini dipicu oleh kombinasi fase bulan purnama dan perigee atau supermoon.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut secara signifikan, terutama pada pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, mengimbau warga pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, khususnya saat jam puncak pasang air laut.
Daftar 7 Wilayah Berpotensi Terdampak Banjir Rob
Berdasarkan peringatan dini BMKG, berikut tujuh wilayah di Jakarta yang berpotensi terdampak banjir rob:
- Tanjungan, terutama sekitar Rumah Pompa Tanjungan dan area tambak
- Muara Angke, meliputi permukiman pelabuhan, Pluit Raya, dan Pluit Utara
- Muara Baru, khususnya kawasan pelabuhan dan industri
- Marunda, termasuk sekitar Museum Si Pitung dan RW 07
- Pasar Ikan (Sunda Kelapa) di area pelabuhan
- Tanjung Priok dan Kalibaru, terutama Jalan Sulawesi dan Jalan Industri
- Ancol, sekitar Perempatan Gunung Sahari Marina dan depan JIS
Wilayah-wilayah tersebut berada di kawasan pesisir yang rentan terhadap limpasan air laut saat pasang tinggi.
Untuk meminimalkan dampak banjir rob, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jakarta telah menyiagakan berbagai infrastruktur pengendali air. Langkah yang dilakukan meliputi:
- Penyiagaan pompa stationer dan pompa mobile
- Pengoperasian pintu air strategis
- Penempatan Pasukan Biru di wilayah pesisir utara
Sejumlah rumah pompa yang disiagakan antara lain Rumah Pompa Waduk Pluit, Pompa Muara Angke, Pompa Pasar Ikan, hingga Pintu Air Marina.
Selain itu, tanggul darurat juga dibangun di beberapa titik seperti Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Marunda Pulo, dan Jalan RE Martadinata sambil menunggu penyelesaian proyek tanggul laut NCICD.
BPBD mengimbau warga untuk terus memantau informasi resmi melalui aplikasi JAKI, laman BPBD Jakarta, atau menghubungi 112 dalam kondisi darurat.***
Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, dampak banjir rob di awal Januari 2026 diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin.